Kemeriahan Depok Street Hunting
Lebih dari 20 pencinta fotografi Depok, Jawa Barat, turun ke jalan dalam ajang Depok Street Hunting, Sabtu (24/1) lalu. Street hunting kali ini berawal di ITC Depok, berlanjut ke stasiun Depok Baru, pasar Kemiri Depok, dan berakhir di jalan Margonda Raya.
Selain sebagai ajang kumpul-kumpul, acara ini diadakan untuk membentuk komunitas foto di Depok. Peserta mengaku antusias dengan kegiatan semacam ini, yang tak hanya memberi mereka kesempatan mengasah kemampuan fotografi, namun juga berinteraksi dengan sesama pencinta fotografi dan masyarakat umum. Bahkan seorang tukang becak dengan sukarela berpose untuk mereka layaknya model profesional. nana
|
Nikon D3X, Jagonya Kualitas Gambar
Nikon memang menghadapi kritik pedas atas penjualan Nikon D3X dengan harga US$ 8.000. Ini dinilai sebagai sebuah harga yang sangat kejam pada masa resesi. Namun, sebuah kelompok yang melakukan uji sensor gambar mengatakan, kamera DSLR beresolusi 24,5 MP ini memiliki kualitas gambar terbaik di pasar - pada takaran tertentu.
Menurut DxO Labs, D3X memimpin skala DxOMark Sensor dengan mengantongi 6 poin di antara kamera-kamera yang lain. Dari 54 kamera yang diuji, D3X mendapat skor 88 dari maksimum 100.
Berdasarkan uji DxOMark, D3X adalah kamera pertama yang memiliki kedalaman lebih dari 12-bit untuk kondisi gambar yang efektif, dan mampu memaksimalkan konverter Analog/Digital (A/D) 14-bit yang dimilikinya.
Yang lebih menarik lagi, tiga kamera jajaran teratas - dalam Database Kualitas Gambar DxOMark - diproduksi oleh Nikon. Pada posisi kedua, untuk masalah kualitas gambar, yakni Nikon D3, yang mengantongi skor 80,6 dari maksimum 100. Pada posisi ketiga terdapat Nikon D700 dengan skor 80,5. pdngearguide.com | cindy
|
Printer Praktis, Cetak Cepat tanpa Tinta

Polaroid Corporation mengeluarkan dua buah printer praktis: CZA-10011 dan CZA-10022. Keduanya dapat mencetak dan share gambar berwarna tanpa border 2 x 3 inci dalam waktu kurang dari satu menit. Peranti ini mampu mencetak cepat tanpa tinta, menggunakan teknologi printing ZINK (Zero Ink) dari Zink Imaging. Menyesuaikan betapa praktisnya Anda, kedua produk ini dihadirkan hanya seukuran saku dengan gaya elegan dan stylish.
Printer-printer ini mencetak langsung foto Anda dari ponsel berkamera atau kamera digital. Anda dapat mengirim, mencetak dan share foto-foto tanpa perlu terkoneksi ke komputer. Keduanya antigores dan antiair, serta mampu menghasilkan foto yang tidak mudah robek. Tidak ada tinta atau pita yang akan terbuang. Kedua printer mampu mencetak dalam 60 detik; dan dengan baterai lithium-ion yang rechargeable, mereka mampu mencetak 15 foto dalam keadaan penuh.
Tipe yang pertama tersedia dalam warna hitam (CZA-10011B), pink (CZA-10011P) dan merah (CZA-10011S). Sedangkan tipe kedua hanya dalam warna hitam dan pink. Belum ada harga pasti yang ditampilkan di situs resmi mereka. polaroid.com | cindy
|
Korek Api Pengintai
Tampilannya memang seperti korek api biasa. Namun, sebenarnya ia merupakan perekam video digital dengan kamera mikro di dalamnya. Tak hanya bisa merekam gambar, ia juga bisa merekam suara. Kamera supermungil berdimensi 6,45 x 3.84 x 1.84 cm ini cocok dipakai sebagai kamera pengintai, karena bentuknya yang tak seperti kamera biasa. Ia bisa dipasangkan dengan micro-SD card berkapasitas 128 MB hingga 8GB. Yang tak kalah seru, berkat baterai lithium-ion, kamera ini bisa beroperasi lebih dari 6 jam dan bisa merekam hingga 8 jam dalam micro-SD card 8 GB. ajoka.com | nana
|
Kamera Mungil Serbaguna
Sanyo mengenalkan Xacti Dual Camera terbarunya, yang memberi keleluasaan untuk memotret dan merekam video. Produk ini meliputi lima kamera teranyar, yakni model HD tahan air (DMX-WH1, DMX-CA9), compact HD (DMX-CG10) serta kamera full HD 60p (DMX-FH11, DMX-HD2000). Kamera pertama yang akan dirilis tahun ini adalah DMX-HD2000, yang akan tersedia mulai 6 Februari 2009.
Paduan digital still camera dan camcorder dalam satu alat, kamera ini berukuran kecil dan ringkas sehingga mudah dibawa dan digunakan untuk mengabadikan beragam aktivitas. Kehadiran format AVC/H.264 memudahkan sharing video online, dan juga transfer ke iPod atau peralatan portabel lainnya. photographyblog.com | nana
|
Buku Panduan Jelajahi Fotografi Digital
Digital Photography: The Missing Manual merupakan buku terbaru karya David Pogue, kolumnis New York Times. Dalam buku ini Pogue mengupas keahlian memotret, mengedit, mengorganisasi, dan menyajikan hasil foto kepada khalayak. Buku seharga US$ 24,99 ini tak hanya membahas kamera model SLR tapi juga kamera saku.
Bagian pertama, The Camera, membahas kamera, panduan membeli kamera, fitur-fitur yang dibutuhkan dan fitur-fitur yang hanya strategi marketing. Bagian kedua, The Shoot, berisi pelajaran fotografi dan kamera digital. Bab ini membahas komposisi, pencahayaan, shutter speed, aperture, flash, cara menghilangkan kabur dan bagaimana kamera digital mengontrol semua parameter ini.
Bagian ketiga, The Lab, membahas hal-hal dasar untuk memasukkan foto Anda ke iPhoto atau Picasa, mengatur dan menyimpan, mencari, serta mengedit untuk memperbaiki pencahayaan yang buruk. Bagian keempat, The Audience. Di sini dikupas cara-cara menampilkan foto-foto tersebut ke orang lain: dalam bentuk slideshow, cetakan, buku, web page, e-mail attachment, serta slideshow movie yang ditampilkan dalam web. photographyblog.com | nana
|
Bingkai Foto Digital Beresolusi Tinggi
ViewSonic Corp. mengembangkan pilihan frame atawa bingkai foto digitalnya dengan sembilan model terbaru, termasuk di antaranya jajaran SwifTouch dan 4:3 terbaru Dikenalkan pula bingkai foto digital Wi-Fi "All-In-One" ber-alarm.
ViewSonic digital photo frame memiliki kapasitas memori internal 2GB, mampu menampilkan ribuan kenangan favorit Anda dalam bentuk digital beresolusi tinggi, dengan kualitas dan tampilan gambar yang brilian.
Tipe SwifTouch menawarkan resolusi 800 x 600 untuk kualitas gambar yang sempurna, dan akan ditawarkan dengan harga US$ 129 untuk ukuran 7 inci, US$ 159 untuk ukuran 8 inci, dan US$ 189 untuk ukuran 10 inci. Jajaran ViewSonic 4:3 akan ditawarkan mulai dari US$ 99 untuk ukuran 7 inci, US$149 ukuran 8 inci dan US$ 169 untuk ukuran 10 inci. Sedangkan ViewSonic Wi-Fi VFP350 All-In-One - yang dilengkapi user interface intuitif untuk pengaturan wireless dan support Microsoft Windows Live FrameIt - dapat Anda miliki dengan dana mulai dari US$ 99. viewsonic.com | cindy
|
|
 |
Buta Teknik Fotografi, Peroleh Award
Marc Riboud, fotografer veteran asal Perancis berusia 85 tahun, dikenal melalui karya fotonya (tahun 1967) tentang seorang gadis bernama Jane Rose Kasmir yang menggenggam setangkai bunga di tangan, dan berdiri di depan barisan tentara yang mengacungkan senjata laras panjang dalam sebuah demonstrasi di Amerika Serikat yang mengecam peperangan di Vietnam. Pada 16 Januari lalu, ia memenangi penghargaan Sony World Photography Awards yang diterimakan kepadanya dalam sebuah upacara di Cannes, Perancis selatan.
Yang menjadi keunikannya selama perang berlangsung adalah kemampuannya menyuguhkan cerita dari kedua pihak (yang bertikai) melalui foto. Pengalaman dan petualangannya selama Perang Dunia II telah membawanya berkeliling di wilayah-wilayah Asia, Timur Tengah, Afrika dan Eropa.
Anehnya, Riboud pernah menolak beberapa tawaran dari media kala itu, bahkan dari National Geographic. Alasannya, dia menilai media tersebut terlalu profesional.
Riboud percaya insting. "Predisposisi" adalah kunci baginya dalam berfotografi. Yang lebih mengejutkan lagi, dia berkata, "Dulu, saya tidak punya pengetahuan apapun soal teknik, bahkan hingga sekarang," tuturnya. nz.entertainment.yahoo.com | cindy
|
Ubah Live View Jadi Video
Ingin merekam video dengan kamera DSLR tapi tak cukup dana untuk membeli Nikon D90 atau Canon EOS 5D? Tak perlu khawatir. Menurut Canon Rumors (canonrumors.com), kini telah hadir sebuah program yang bisa di-download dari sebuah situs berbahasa Rusia (http://valexvir.narod.ru/), yang tampaknya memungkinkan kamera DSLR Canon dengan live view bisa merekam video. Caranya? Kamera perlu dihubungkan ke komputer via USB port, jalankan program tersebut, tekan tombol "write" lalu cek program "out.avi" dalam folder program. Selanjutnya, sinyal dari mode Live View ditangkap dan diubah ke bentuk video. photographyblog.com | nana
|
Lumix nan Ramping & Warna-warni
Panasonic mengumumkan dua seri kamera digital terbaru Lumix seri FS pada 16 Januari lalu, yakni DMC-FS7 dan DMC-FS15. Sebagai adik dari seri FX yang gaya dan terakui kualitasnya, keduanya menggabungkan pengoperasian yang mudah dengan desain ramping dan elegan.
DMC-FS15 beresolusi 12.1-MP serta berlensa Leica DC Vario-Elmar 29 mm dan 5x optical zoom. Panasonic mengembangkan Intelligent Auto Mode (iA) dengan menambahkan AF tracking dan fungsi Intelligent Exposure, selain Mega O.I.S., Intelligent ISO Control, Intelligent Scene Selector dan Face Detection.
Sedangkan DMC-FS7 yang beresolusi 10.1-MP dilengkapi lensa Leica DC Vario-Elmarit F2,8 yang terang dengan 4x optical zoom dan mode iA, serta Mega O.I.S., Intelligent ISO Control, Intelligent Scene Selector dan Face Detection. Seperti DMC-FS15, kamera ini memiliki tombol iA di atas kamera untuk memudahkan Anda langsung masuk ke mode tanpa terlebih dahulu masuk ke menu.
Fitur-fitur lain yang dimiliki keduanya, yakni prosesor Venus Engine IV yang mendukung sistem processing tingkat lanjut dan waktu respon cepat. Layar LCD-nya pintar menangkap kondisi cahaya dan secara otomatis menambah brightness level ketika berada di bawah terik matahari.
Keduanya juga dilengkapi mode Photo Frame terbaru, setting My Scene terbaru, kemampuan merekam video WVGA (848 x 480) pada 30 fps dalam format layar lebar 16:9 - setara dengan format VGA (640 x 480).
DMC-FS15 berwarna silver, hitam dan biru dijual dengan harga US$ 199,95. Sementara harga DMC-FS7 - dalam warna silver, hitam, biru, pink dan hijau - US$ 159,95. Keduanya baru dapat Anda beli sekitar akhir Maret 2009. dcresource.com | cindy
|
Setengah Abad Penjualan Canon SLR
Di New York pada 6 Januari lalu, Canon USA, Inc. merayakan 50 tahun penjualan kamera SLR-nya. Setengah abad silam untuk pertama kalinya Canon menjual kamera Single Lense Reflex (SLR). Dengan akumulasi total penjualan 53 juta unit, mereka telah mendapatkan dukungan ekstensif dari berbagai fotografer di berbagai belahan dunia.
Sejarah Canon dengan kamera SLR 35mm dimulai pada Mei 1959, ketika meluncurkan Canonflex. Sejak tahun 2000, era digitalisasi dimulai, diawali dengan EOS D30 (2000). Sementara tahun lalu, Canon mengeluarkan empat model, termasuk EOS Rebel XSi, yang merebut posisi teratas bursa pasar di beberapa negara.
Untuk kedepannya, Canon akan melanjutkan usahanya dalam mengembangkan kamera-kamera SLR-nya, dan berkeinginan memimpin dalam budaya fotografi dalam lima puluh tahun kedepan. steves-digicams.com | cindy
|
Pelindung Tahan Banting
Camera Armor, produsen aksesori pelindung kamera, menciptakan pelindung untuk kamera saku. Terbuat dari silikon yang sama dengan pelindung kamera DSLR kelas professional, pelindung ini dilengkapi dengan peredam bantingan. Yang tak kalah istimewa, ia juga menyajikan akses ke semua tombol dan kontrol, termasuk untuk akses ke tempat baterai dan kartu memori (SD card). Bagian LCD terlindungi dengan bahan polycarbonate.
Pelindung untuk Canon SD1100 dan Sony DCS-W120 ini dirancang dengan pegangan khusus supaya tidak mudah jatuh. Dengannya warna asli kamera tetap terlihat. Untuk memilikinya Anda perlu dana US$ 14,96. pixelperfectdigital.com | nana
|
Yashica EZ F925 dengan Software YouTube
Januari ini, Yashica bersiap meluncurkan EZ F925 dengan resolusi 9.1 MP. Kamera saku ini disenjatai lensa zoom 36-108mm dengan 3x optical zoom, ISO ISO 100-800, mode makro 5 cm, layar LCD 2.4 inci, dan kemampuan merekam video 640x480 dalam 20fps. Yang menarik, kamera ini juga dibekali software YouTube untuk upload video. Kamera seharga US$ 112 ini dilengkapi memori internal 16 MB. cameramoon.com | nana
|
|