MPC Pamerkan "Manado in My Eyes"
Rekaman visual keindahan Sulawesi Utara serta kehidupan
masyarakatnya oleh fotografer Manado tampil dalam pameran
foto "Manado in My Eyes." Acara ini diselenggarakan oleh
Manado Photography Club (MPC), untuk menyambut HUT
Propinsi Sulawesi Utara yang jatuh pada 23 September,
sekaligus merayakan HUT MPC pada 10 Agustus lalu. Tujuannya
tak lain untuk memvisualisasikan apresiasi masyarakat
fotografi di Sulawesi Utara terhadap perkembangan Kota
Manado khususnya, dan Sulawesi Utara umumnya.
Tak kurang dari 200 foto dari berbagai aliran fotografi
dipamerkan di Manado Town Square, Manado, dari tanggal 9
hingga 13 September. Foto-foto landscape, human interest,
journalism, architecture, cityscape, dan masih banyak lainnya
tampil dalam pameran. Semua foto merupakan karya fotografer
lokal dari Sulawesi Utara. Tak hanya mendapat respon positif
dari pihak sponsor, masyarakat Manado pun tak kalah antusias
mengunjungi pameran ini.
Augina Natalia G Wowor, Denny Stefano Taroreh
|
Pesta Blogger Galang Nasionalisme
via Lomba Foto
Aksi terorisme yang kembali terjadi beberapa waktu lalu,
menjadi inspirasi tema lomba foto Pesta Blogger 2009 (www.
pestablogger.com). Lomba foto bertema "One Spirit One
Nation" ini merupakan salah satu acara yang digelar untuk
meramaikan Pesta Blogger 2009, ajang temu nasional blogger
se-Indonesia, yang bertema sama. Lomba foto ini diharapkan
mampu memunculkan foto-foto terbaik karya anak bangsa yang
akan menjadi gambaran semangat nasionalisme, kebhinekaan
dan gotong royong.
Deniek Sukarya, Arbain Rambey, Kristupa Saragih dan
Darwis Triadi terpilih sebagai dewan juri. Lomba foto terbuka
untuk umum dan bisa diikuti dengan mendaftar terlebih dulu di
www.photocontest.pestablogger.com. Panitia akan memilih 30
foto terbaik yang akan dipamerkan selama penyelenggaraan
Pesta Blogger tanggal 24 Oktober 2009 di Jakarta. Penyerahan
foto ditutup 15 Oktober 2009. nana
|
Belajar Gratis Fotografi Still Life
Sebagai pengisi kegiatan di bulan puasa, Singomoto
Underground Studio kembali mengadakan ajang belajar
sekaligus memotret still life, tanpa dipungut biaya alias gratis.
Ini merupakan acara rutin tahunan pada bulan Ramadan, yang
pada tahun ini digelar tiga kali.
Masih seperti tahun-tahun sebelumnya, kemasan acaranya
adalah workshop dan hunting. Acara pertama diadakan 29
Agustus lalu dan diikuti oleh 15-an peserta; kedua pada 5
September dengan 12 peserta; dan acara ketiga digelar pada
12 September yang diikuti oleh sekitar 14 peserta. Kesemuanya
berlangsung di Singomoto Underground Studio, Jakarta Timur,
dan dipandu oleh Fr. Edy Santoso, anggota Fotografer.net
sekaligus pemilik studio tersebut.
Para peserta diarahkan untuk memotret still life sekaligus
belajar lebih dalam tentang jenis fotografi tersebut. Tak ada
obyek khusus dalam hunting ini. Peserta bebas memilih obyek,
asal masuk kategori still life. Fr. Edy Santoso
|
Leica M9, Kamera Full-frame
Termungil
Tradisi fotografi format 35mm
telah dimulai 100 tahun lalu
dengan Ur-Leica. Kini format
35mm kembali hadir dalam
wujud Leica M9.
Leica M9 merupakan
sistem kamera digital pertama
di dunia untuk ukurannya
yang dibangun dengan sensor
CCD 24x36mm. Sensor ini
bisa menangkap gambar
berformat 35mm dalam
resolusi tinggi. Kesesuaian
antara CCD sensor dengan
resolusi 18 MP memungkinkan
pemanfaatan format penuh
35mm.
Sensor Leica M9
menggunakan penutup
kaca untuk menghilangkan
pencemaran sinar infrared,
dan memungkinkan
pemanfaatan lensa Leica M
tanpa kehilangan kualitas
gambar. Kamera ini dilengkapi
monitor LCD 2,5 inci dengan
key control four-way switch
dan dial combination. Fungsi-fungsi yang terdapat dalam
kamera bisa diakses dengan mudah melalui tombol pengaturan.
Leica M9 berdimensi 13,9 x 3,7 x 8 cm dan menjadi kamera
full-frame terkecil di dunia. Tersedia dalam warna hitam klasik
dan abu-abu baja. Leica M9 tersedia mulai September dengan
harga US$ 6.995. dcviews.com | nana
|
FlashPipe Mudahkan Transfer
Foto & Video 
Malas mentransfer foto atau video dari flash card ke
komputer atau ke beberapa komputer sekaligus dalam sebuah
jaringan, juga meng-copy data ke folder utama atau folder
backup? FlashPipe akan mempermudahnya untuk Anda. Tak
perlu lagi melakukan copy-paste dari jendela-jendela explorer
–cukup "one click and done."
Ketika pertama kali menggunakan software keluaran
Ddisoftware, Inc. ini, Anda dapat mengatur perintah copy/
move sesuai dengan kebutuhan. Setelahnya, setiap kali Anda
menghubungkan flash card dengan komputer, FlashPipe akan
terbuka secara otomatis. Kemudian, dengan hanya menekan
tombol "Go," seluruh perintah pengaturan akan berjalan dengan
sendirinya.
Tak hanya itu, FlashPipe mampu menciptakan file
RAW secara otomatis dan menyimpannya dalam subfolder
"Developed" di tiap folder. Anda tidak memerlukan tool
lain untuk melakukannya, karena FlashPipe dilengkapi
dengan konverter RAW otomatis. Dengan $19.99 Anda akan
mendapatkan gratis upgrade selama satu tahun.
imaging-resource.com, ddisoftware.com | cindy
|
Kirim Attachment 100 MB dengan
Tonsho Photo 
Biasanya, jika mengirim file berukuran lebih dari 5 MB melalui
attachment, e-mail gagal terkirim (undelivered). Tonsho
memberi solusi yang diberi nama Tonsho Photo - sebuah
layanan berbasis e-mail yang akan memberi Anda ruang hingga
100 MB dalam penggunaan attachment.
Untuk menikmati layanan ini, Anda perlu melakukan
registrasi (sign up) di www.tonsho.com – ada layanan gratis
yang nantinya dapat Anda upgrade ke beberapa layanan
berbayar. Dalam proses registrasi tersebut, Anda akan diminta
memasukkan alamat e-mail. Setelah itu, Anda langsung dapat
mengirimkan file berukuran besar, tentunya dengan tetap
menggunakan alamat e-mail Anda sebagai alamat pengirim.
Anda juga dapat melakukan aktifitas ini dari beberapa e-mail
client seperti Microsoft Outlook, Mac Mail atau Thunderbird milik
Linux.
Layanan ini diciptakan oleh Tonsho untuk para fotografer
profesional yang memiliki kebutuhan mengirimkan foto-foto
berukuran besar kepada klien. Sekalinya Anda mengirimkan
foto, Tonsho akan langsung menciptakan sebuah galeri
download. Dalam e-mail yang terkirim nanti, klien akan
mendapatkan sebuah link dan password untuk membuka
sebuah halaman web yang berisi galeri download –berisi foto-foto
berbentuk thumbnail– tadi. Klien pun dapat memilih foto
mana yang hendak dibeli, hanya dengan membubuhkan tanda
centang pada thumbnail foto yang diinginkan.
imaging-resource.com, ddisoftware.com | cindy
|
Fotografi Dibawa Mati 
Christian Poveda (53 tahun), seorang fotografer Prancis-Spanyol
yang juga pernah menyutradarai film kontroversial berjudul
La Vida Loca, ditemukan tergeletak tak berdaya dengan luka
tembak di kepalanya di dalam sebuah mobil di Tonacatepeque,
sebuah area pedesaan sebelah utara San Salvador, El Salvador.
Sebelum ditemukan tewas, Poveda sedang dalam
perjalanan pulang setelah melakukan tugasnya untuk meliput
sebuah gang yang terkenal dengan aksi kekerasannya,
yang bernama Mara. Dalam beberapa tahun terakhir,
Poveda memang hidup bersama anggota gang ini untuk
mendokumentasikan kehidupan mereka. Dia pun sudah
mendapat perlindungan dari ketua gang.
Miquel Dewever-Plana, fotografer lain yang juga teman
Poveda, mengatakan bahwa kematian Poveda bisa saja
merupakan ulah polisi atau pihak militer, karena selama ini
mereka berdua tidak menitikberatkan liputan mereka pada
aksi kekerasan kelompok Mara, namun lebih pada mengapa
kelompok ini termarginalisasi - karena kemerosotan sistem
di lingkup keluarga dan ketidakpedulian pemerintah lokal dan
pusat.
Ada pula sumber lain yang mengatakan bahwa Poveda
mungkin saja dibunuh oleh salah satu anggota gang, karena
ketika foto-fotonya dipamerkan dalam festival Visa Pour
L'Image di Perpignan, Prancis, dia menuliskan sebuah prakata
pameran, "Gang yang terdiri dari anak muda ini tak bisa hidup
tanpa obat-obatan dan senjata, dan mereka perlahan telah
menyebar ke Amerika Tengah."
Tahun lalu, Poveda mengatakan bahwa dia tak pernah
merasa khawatir akan hidupnya, ketika dia harus hidup
bersama kelompok Mara ini. Siapapun yang nantinya terbukti
menembak mati Poveda, inilah arti sebuah dedikasi seorang
fotografer yang foto-fotonya telah banyak dimuat di Newsweek,
New York Times, GEO, Le Figaro, Paris Match, Stern dan
berbagai majalah di belahan dunia lain. bjp-online.com, pdnonline.com | cindy
|
Harinezumi: Eksperimen Analog
dalam Kamera Digital 
Pemroduksi kamera mainan, Superheadz, di Jepang
merilis sebuah kamera digital baru yang sangat mungil,
diberi nama Harinezumi. Mungkin, kamera ini memang bukan
merupakan salah satu barang primer yang akan Anda tulis di
daftar belanja. Namun, jika gemar bereksperimen, mungkin
Anda akan sangat menikmati penggunaan Harinezumi, karena
kamera ini tidak memiliki fungsi live view. LCD mungil di bagian
belakang hanya memiliki fungsi playback, sehingga Anda tidak
akan pernah tahu apa yang sebenarnya yang sedang Anda
potret - seperti ketika menggunakan kamera analog. Karena
itulah, berbagai ketidaksengajaan sangat mungkin tertangkap
oleh kamera, baik yang menyenangkan maupun yang biasa-biasa
saja.
Fitur Harinezumi yakni 2.0-MP CMOS Chip, resolusi
gambar 1600x1200 atau 320x240, video 640x480 (AVI) pada
25fps, sensitivitas film 100/800, Micro SD Card hingga 2GB
(dijual terpisah) dan baterai CR2X1 (dijual terpisah). Kamera
yang dijual seharga US$ 170 ini juga memiliki sebuah fitur efek
film 8mm tanpa suara, yang akan membawa Anda lebih jauh
untuk bereksperimen di dunia analog.
pdngearguide.com, shopping.icp.org | cindy
|
Samsung WB5000 Dirilis Oktober
Samsung Digital
Imaging akhirnya
mengumumkan kapan
WB5000 akan mulai
tersedia di pasaran.
Kamera megazoom yang
beresolusi 12.5 MP dan
berdimensi 116 x 83 x
91mm ini akan tersedia
mulai Oktober tahun ini,
seharga US$ 400.
Kamera dengan lensa
wide angle Schneider-KREUZNACH 26mm dengan zoom optikal 24x, serta layar
LCD 3 inci ini menawarkan Dual Image Stabilisation untuk
mencegah gambar kabur. WB5000 juga bisa merekam video HD
dan dilengkapi kontrol manual serta fitur Face, Blink dan Smile
detection, serta fitur Frame Guide untuk membantu memotret
diri sendiri. Instruksi penggunaan kamera lengkap dengan
ilustrasinya juga tersedia melalui layar LCD 3,0 inci.
Selain itu, WB5000 (HZ25W di Amerika Utara) juga memiliki
fitur-fitur lain seperti memori internal 40MB dan SDHC card
storage, kemampuan rekam video H.264 (MPEG-4) high-definition
720p dengan suara stereo, focal length 4,6-110,4mm
(actual) atau 26-624mm (35mm equivalent), digital zoom
hingga 5x dan baterai Proprietary SLB-11A Lithium-ion.
imaging-resource.com | cindy
|
Camera Mapper: Ciptakan 3D dari 2D
Sebuah software yang bisa
menirukan adegan 3D dari
gambar 2D atau footage kini
hadir di pasaran. Software ini
diluncurkan oleh Digieffects,
pengembang software plugin
untuk efek visual.
Camera Mapper
adalah sebuah plugin untuk
Adobe After Effect yang
membuat penggunanya
bisa menghasilkan efek 3D
dari gambar 2D. Caranya
dengan memisahkan satu
atau beberapa obyek dalam
footage, memproyeksikan
obyek ini dalam layer
yang berbeda, kemudian menarik keluar layer tersebut dari
background. Ini akan menciptakan ilusi visual seakan obyek
melayang di depan footage asli.
Pengembangan software Camera Mapper melibatkan
Mark Christiansen, pengarang buku The After Effects Studio
Techniques yang turut terlibat dalam pembuatan film Avatar,
Pirate 3, All About Evil serta The Day After Tomorrow. Plugin
Camera Mapper kompatibel dengan Adobe After Effect 7, CS3
dan CS4.
Software tersebut djual dengan harga US$ 79. Juga tersedia
satu paket dengan PlaneSpace, software program untuk
menyusun dan menggerakkan layer 3D keluaran Red Giant
Software, seharga US$ 229.
photographyblog.com | nana
|
|
 |
10 Foto Terbaik Lomba
Foto MASH II
  Photo by Jimmy Ransun
Foto berjudul "Jangan Menyerah" karya
Jimmy Ransun menduduki urutan pertama
dari 10 pemenang foto terbaik lomba foto
"Manado Street Hunting II (MASH II)."
Lomba foto ini digelar dari 16-31 Agustus
2009, dan merupakan kelanjutan ajang
Manado Street Hunting edisi Agustus.
Proses penjurian dilakukan secara
tertutup selama lima hari (1-5 September
2009) dengan memilih 10 foto terbaik.
Dewan juri yang terdiri dari tiga moderator
Fotografer.net, yakni R.B. Isworo, Wiwin
Yulius, dan Ucok Harahap, menilai lebih dari
100 foto yang masuk ke galeri foto MASH II
di situs Fotografer.net (www.fotografer.net).
Selain karya Jimmy Ransun, foto
lain yang masuk 10 foto terbaik adalah
"Siapa Yang Jaga" oleh Jamal Rahman,
"One Shot" karya Jamal Rahman, "Penjual
Kecil Menunggu Pembeli #2" karya Denny
Taroreh, "Masa Indah" karya Edwin Ngangi,
"Memintas" karya Edwin Ngangi, "Penjual
Kecil Menunggu Pembeli" karya Denny
Taroreh, "Still Lifev karya Jamal Rahman,
"Kristalisasi Keringat" oleh Augina Wowor,
serta "Bukan Kasur Biasa" karya Jefry Smith.
Denny Stefano Taroreh
|
Kembali ke Era 60-an
dalam "Afternoon 63"
 
Photo by Wiwin Yulius
PhotoClinique menghadirkan suasana
tahun 1960-an dalam workshop-hunting
"Afternoon 63", 5 September lalu. Konsep
60-an diwujudkan dalam setting pemotretan
dan dandanan model.
Tak hanya melibatkan empat model,
hunting foto ini juga didukung properti era
60-an, dari mobil hingga barang-barang
vintage. Acara yang diikuti 12 peserta ini
berlokasi di Mansion pribadi, kawasan Jeruk
Purut, Kemang Selatan, Jakarta.
Pemotretan dibagi tiga sesi dengan
arahan tiga mentor dan tiga konsep yang
berbeda. Sesi pertama berkonsep "middle
60's Vintage Style" dengan mentor Suryo
Priyantoro. Berikutnya konsep "Broken Car"
diusung oleh Andie Makkawaru. Terakhir,
giliran Teddy Hernadi mengajak peserta
memotret konsep "Mechanic Girl." Usai
memotret, acara ditutup dengan sharing
hasil foto dan buka bersama.
Mohamad Riza Ishar
|
Memotret "Runaway Girl"
di Stasiun Kota
 
Photo by Alfon Suganda
Jika biasanya street hunting diadakan
pada siang hari, lain halnya dengan street
hunting yang digelar 5 September lalu oleh
anggota Fotografer.net Jakarta. Mereka
menggelar street hunting tengah malam
dengan lokasi di stasiun Beos, stasiun
kereta api Jakarta Kota.
Hunting berkonsep "the girl ran
away from home" ini dihadiri lebih dari
50 peserta. Lima di antaranya anggota
komunitas BE PFL (Pecinta Fotografi
Lampung).
Lebih istimewa lagi, hunting diikuti
pula oleh lima model cantik. Sesuai
tema, mereka berpose layaknya gadis
yang tengah minggat dari rumah. Lokasi
pemotretan di stasiun tua dipadukan
dengan suasana tengah malam yang sunyi,
semakin mendukung konsep ini. Menjelang
pagi, peserta menutup acara dengan sahur
bareng. Alfon Suganda
|
Biar Foto yang Berbicara
 
Foto memang bisa berbicara tentang banyak
hal. Melalui sebuah foto, berbagai cerita
masa lalu bisa terungkap. Cerita masa lalu
Sharon Collins pun kembali terlintas di
benaknya ketika dia melihat sebuah foto
seorang gadis penjaga lift yang sedang
melamun dengan tatapan kosong, sambil
menekan salah satu tombol lift. Sharon
melihat foto itu ketika dia mengunjungi
Museum of Modern Art di San Francisco, AS,
10 tahun lalu.
Bagaimana cerita masa lalu Sharon
bisa kembali ke ingatannya melalui foto
tersebut? Foto yang dia lihat di dekat pintu
lift di museum itu adalah foto dirinya sendiri
ketika dia masih berusia 15 tahun, dan
bernama belakang Goldstein. Menjaga pintu
lift Sherry Frontenac Hotel adalah pekerjaan
sampingannya untuk mengisi liburan musim
panasnya. Ketika menatap foto tersebut,
Sharon tidak tahu siapa yang memotretnya
kala itu, dan bahkan, dia tak tahu bahwa
ada seseorang yang memotretnya.
Saat ini, Sharon menetap di San
Francisco. Dia akhirnya tahu bahwa sang
fotografer bernama Robert Frank, dan
foto dirinya yang diberi judul "Elevator - Miami Beach, 1955" itu adalah karya Frank
yang paling terkenal. Foto tersebut kini
menjadi salah satu koleksi Museum of Art
di Philadelphia. Uniknya lagi, setengah
abad setelah foto tersebut diambil, Sharon
kembali dipotret –oleh Ian Padgham–
dengan pose yang hampir mirip, yakni
ketika dia sedang bingung menatap fotonya
sendiri di depan lift Museum of Modern Art
di San Francisco. npr.org | cindy
|
Samsung ST45: Bodi
Tipis, Fitur Lengkap

Samsung
meluncurkan
kamera saku super
tipis Samsung
ST45, yang hanya
setebal 1,6 cm. Di
samping bodi tipis, kamera ini juga berfitur
lengkap, termasuk teknologi Smart Scene
Recognition yang menawarkan 11 presetting
seperti Portrait, Night portrait dan
Macro untuk mendapatkan hasil terbaik
dalam kondisi apa pun. Setting ini juga bisa
digunakan ketika Anda mengelompokkan
foto. Terdapat pula fitur Face Detection,
blink detection, smile mode serta beauty
shot.
Fitur Self Portratit dan Frame Guide
juga bisa ditemukan dalam kamera
beresolusi 12 MP ini. Samsung ST45
berfitur Smart Album yang secara otomatis
mengatur foto Anda berdasar tanggal, isi,
warna atau tema. Kamera berlayar LCD
2,7 inci ini juga dibekali Digital Image
Stabilisation dan sensitivitas ISO 3200.
ST45 tersedia dalam warna merah, hitam,
biru dan abu-abu mulai September.
photographyblog.com | nana
|
Modul Night Vision untuk
Nikon Full-frame

Setelah meluncurkan
modul night vision
untuk Canon EOS
beberapa waktu
lalu, Electrophysics
kembali
mengeluarkan modul
night vision untuk Nikon. Modul night
vision AstroScope 9350NIK berkinerja
tinggi ini diciptakan untuk DSLR Nikon full-frame,
seperti Nikon D3 dan D700. Jika
dipasangkan dengan AstroScope 9350NIK,
kamera Nikon full-frame akan menghasilkan
gambar hijau scene malam beresolusi tinggi
dan tajam dalam format penuh.
Modul ini dipasang di antara bodi
kamera dan lensa SLR sehingga koneksi
lensa elektrik tetap terjaga. Fitur seperti
vibration reduction (VR) tetap berfungsi
dalam mode night vision. Di dalam modul
ini terdapat central intensification unit
(CIU) yang mengubah gelap, cahaya bulan
atau bintang malam menjadi scene terang
beresolusi tinggi.
Kehadiran modul night vision tentu
menjadi kabar baik bagi fotografer yang
gemar memotret suasana malam. Terlebih,
modul ini membuat penggunanya bisa
memotret dalam kondisi minim cahaya
dengan detil mencolok. Namun, belum
ada keterangan resmi tentang harga dan
tanggal rilisnya.
photographyblog.com | nana
|
Olah Gambar Lewat
Sentuhan dengan Corel
Digital Studio 2010

Corel meluncurkan
Corel Digital Studio
2010, software
pengedit gambar dan
video yang dilengkapi
touch operation.
Jika dipasangkan ke
hardware yang tepat,
software ini bisa
dioperasikan dengan
menyentuh. Anda bisa
mengedit file digital
dengan menyentuh
atau bisa juga mengoperasikannya dengan
mouse.
Selain menawarkan touch
operation, software ini juga menawarkan
pengoperasian yang mudah dan komplet.
Anda bisa mengatur, mengedit, upload
video atau foto, serta membuat slide
show atau home video lengkap dengan
soundtrack dan voice over.
Corel Digital Studio 2010 dirancang
untuk menampilkan kinerja terbaik
Microsoft Windows 7, termasuk Windows
Touch. Software ini juga menyediakan
kebebasan berkreasi bagi pengguna
Windows XP atau Windows Vista. "Tak
ada aplikasi software kreatif di pasaran
yang menawarkan cara baru dan unik
untuk menikmati berbagai fitur multitouch
melengkapi Windows 7 seperti
yang dilakukan Corel Digital Studio
2010. Windows 7 dan Corel menciptakan
kemungkinan baru," ujar Christian
Georgeson, Manajer Produk Windows di
Microsoft.
Digital Studio 2010 bisa diunduh di
www.corel.com dengan biaya US$ 99,99
atau £ 59. Selain diunduh, software
bisa diperoleh di toko tertentu mulai
pertengahan September. Kunjungi website
tersebut untuk informasi lebih lanjut
tentang software ini.
dpreview.com | nana
|
Konferensi Imaging
Besar-Besaran di
California
 
"Teknologi imaging masa depan yang
sesuai dengan keinginan Anda, dalam
berbagai dimensi dan bisa diakses di mana
saja." Itulah tema kunci yang akan diangkat
dalam konferensi imaging bertajuk "6Sight
Future of Imaging Conference," yang
diadakan secara besar-besaran di Monterey
Conference Center di Monterey, California,
AS, dari tanggal 10 hingga 12 November
mendatang.
Empat topik utama yang akan
diangkat adalah peran penting 3D imaging,
revolusi on-demand printing, keselarasan
ponsel berkamera dan situs jejaring sosial,
serta pengaruh perkembangan industri
terhadap fotografer amatir. Tiap topik
akan dibagi dalam beberapa sesi untuk
mengupas tuntas topik-topik tersebut dari
berbagai perspektif; demonstrasi teknologi,
presentasi pakar dan diskusi panel pangsa
pasar.
Beberapa agenda menarik adalah
"Computational Photography - The Future
Starts Now" oleh Ramesh Raskar, Ph.D.,
peneliti dan pengajar di Massachusetts
Institute of Technology Media Lab;
demonstrasi kamera 3D terbaru milik
Fujifilm yang akan dilanjutkan dengan
penjelasan seni teknologi 3D oleh Lenny
Lipton, seorang penulis dan pembuat
film, yang juga merupakan pendiri
StereoGraphics Corp.; "Hollywood and Your
Television" oleh Rick Dean, wakil presiden
bidang pengembangan teknologi di THX
yang juga salah satu pemegang saham
3D@Home Consortium; "Dimensionality
in Imaging" oleh Bonny Lhotka, seorang
fotografer dan artis lentikular; "State of the
Camera Phone Industry" oleh Tony Henning,
senior analyst Future Image; dan lain-lain.
Untuk mengikuti acara ini, pendaftaran
setelah bulan September dipungut biaya
sebesar US$ 2.395, atau kurang lebih Rp
23,7 juta, dari yang sebelumnya hanya US
$ 1.695. Untuk informasi lengkap, kunjungi www.6sight.com.
imaging-resource.com | cindy
|
Scanner Negatif &
Transparansi 7200 dpi

Untuk
mengabadikan foto-foto
lama yang
masih berbentuk
negatif, juga
transparansi, Plustek
merilis tiga buah
scanner baru - Plustek OpticFilm 7600Ai,
7600iSE dan 7400. Ketiganya menghadirkan
resolusi maksimum sebesar 7200dpi.
Selain itu, ada fitur Multi Sampling untuk
mengurangi noise, ACRTM (Adaptive Color
Restoration) untuk meningkatkan saturasi
warna pada slide/negatif yang sudah usang,
serta SRDTM (Smart Removal of Defects)
untuk mengurangi dan menghilangkan noda
atau goresan. Dengan circuitry yang telah
di-update, ketiga scanner film 35mm ini
mampu menghemat waktu scanning Anda
sebanyak 40%.
Selain itu, 7600iSE disertai fitur infra
red scan untuk melengkapi fasilitas iSRDTM
(infra red Smart Removal of Defects),
sedangkan 7600Ai disertai software Silver
Fast Ai Studio. Saat ini, 7400, 7600iSE dan
7600Ai telah tersedia di pasaran seharga
£ 199,99, £ 269,99 dan £ 379,99.
photographyblog.com | cindy
|
|