19 Agustus 2009
 

home | about us | exposure-magz

 

Photo by Meylan Fredy Ismawan

 

100 Fotografer Turut Nge-JOSS

Ada pemandangan tak biasa di hari Minggu, 9 Agustus lalu, di sekitar Jalan Malioboro, Yogyakarta. Serombongan fotografer tampak berseliweran di kawasan tersebut. Mereka adalah peserta Jogja Street Shot (JOSS) 2009, ajang street hunting fotografer Jogja dan sekitarnya.

Kendati baru pertama kali digelar, event ini mampu menjaring banyak pencinta fotografi untuk bergabung. Lebih dari 100 peserta turut memeriahkannya. Tak hanya dari Yogyakarta, beberapa peserta bahkan datang dari Malang, Jawa Timur.

Sebagai lokasi hunting, kawasan di jantung kota Jogja ini menawarkan banyak obyek untuk dibidik, terutama human interest, karena memang di sinilah berbagai aktivitas warga Jogja bisa ditemui.

Hasil pemotretan selama hunting dilombakan dalam lomba foto JOSS 2009. Peserta cukup meng-upload karya mereka ke situs Fotografer.net (www.fotografer.net). Lomba berlangsung hingga 23 Agustus 2009. Meylan Fredy Ismawan

 

Photo by PT Datascrip

 

Canon-TSI Bermitra untuk Konservasi Alam & Satwa

Canon, melalui PT Datasrip Jakarta, menjalin kemitraan dengan Taman Safari Indonesia (TSI) Cisarua, Bogor, untuk mendukung pelestarian alam dan satwa. Nota kesepahaman antara kedua pihak telah ditandatangani pada 13 Agustus lalu, oleh Direktur Taman Safari Indonesia Drs. Jansen Manansang, M.Sc., yang juga merupakan Presiden South East Asian Zoos Association (SEAZA), dan Direktur Divisi Canon PT Datascrip Merry Harun.

"Salah satu langkah nyata yang telah diambil oleh Canon adalah dikembangkannya teknologi-teknologi ramah lingkungan dalam produk-produk yang dihasilkannya, seperti tinta-tinta printer yang non-toxic, parts kamera yang sebagian besar dapat didaur-ulang, serta penggunaan energi yang minim dalam pemanasan printer lasernya. Di Indonesia, kepedulian terhadap konservasi lingkungan diwujudkan dalam bentuk dukungan kepada Taman Safari Indonesia, yang telah terbukti komitmen dan kemampuannya dalam melestarikan alam dan satwa," ujar Merry Harun.

Di samping itu, PT Datascrip juga turut mendukung Lomba Foto Satwa Nasional 2009 yang diadakan oleh TSI, bekerja sama dengan Kantor Kementerian Negara Lingkungan Hidup, Forum Konservasi Satwa Liar Indonesia (FOKSI) serta beberapa media cetak maupun elektronik. farid

 

USB Drive 32 GB Berlapis Emas 24 Karat

Super Talent Technology, produsen flash storage dan modul memori DRAM, berhasil mengemas NAND Flash storage 32 GB dalam sebuah bentuk yang sangat mungil, tahan air dan dapat menransfer data hingga 200X (30 MB per detik). Tak hanya mungil, Pico C 32GB tersedia dalam dua buah kemasan, yakni yang dilapisi perak dan emas 24 karat. Pico E 32GB yang nantinya akan diberi penutup yang bisa digeser, juga akan dilapisi emas 24 karat.

Super Talent juga menawarkan tiga seri lain yang dilengkapi enkripsi hardware AES-256, untuk melindungi data-data Anda di dalamnya. Keenam model USB drive ini bisa Anda dapatkan dengan harga US$ 85 (tanpa enkripsi hardware) dan US$ 99 (berenkripsi). imaging-resource.com | cindy

 

Panasonic Lumix GF1 Jadi Pesaing Olympus E-P1

Kamera Olympus E-P1 yang disenjatai sistem Micro Four Third sebentar lagi akan mendapat saingan dari Panasonic. Dikabarkan, Panasonic tengah menyiapkan kamera DSLR yang menggunakan sistem Micro Four Third. Kamera yang disebut Lumix GF1 ini diperkirakan menggunakan modul sensor gambar yang sama dengan Olympus E-P1.

Lumix GF1 akan beresolusi 12 MP, dan dibekali kemampuan merekam video HD 720p dalam 30fps. Ia juga dilengkapi pop-up flash light, fitur anti-debu Supersonic, serta layar LCD 3 inci.

Belum ada informasi lebih lengkap mengenai fitur kamera ini. Hanya disebutkan bahwa GF1 akan dipasangkan dengan lensa 20mm f1.7/45mm f2.8 m. Sayangnya, kamera tidak dilengkapi fitur anti-shake. itechnews.net | nana

 

Kamera Berlayar LCD Depan- Belakang & Berkoneksi Nirkabel

Kamera saku dengan layar LCD di bagian belakang bukan hal baru lagi, tapi bagaimana jika layar LCD ini juga terpasang di bagian depan kamera? Itulah keistimewaan dua kamera teranyar dari Samsung, ST500 dan ST550.

Keduanya merupakan kamera pertama di dunia yang dilengkapi teknologi layar LCD di bagian depan dan belakang. Bagian depan dua kamera ini dilengkapi dengan layar LCD tersembunyi berukuran 1,5 inci. Keberadaan layar LCD di bagian depan sangat bermanfaat untuk memotret diri sendiri. Istimewanya lagi, kamera bisa memotret secara otomatis jika mendeteksi adanya senyuman.

Bagian belakang ST550 dilengkapi layar sentuh berukuran 3,5 inci sedangkan ST500 berlayar 3 inci. Keduanya beresolusi 12,2 MP dan dilengkapi fitur Smart Gesture User Interface yang mempermudah akses fitur dengan sekali ketukan atau gerakan tangan. Juga dibekali fitur One Touch Auto Focus untuk fokus pada bagian tertentu dalam frame, dengan menyentuh area yang diinginkan.

Keduanya dibekali lensa zoom setara 27-124mm serta kemampuan merekam video HD beresolusi 1280x720p dengan kecepatan 30 fps. ST550 hadir dalam warna hitam, emas, oranye dan ungu mulai Agustus ini dengan harga US$ 349,99. ST500 tersedia dalam warna perak, merah dan biru dengan harga US$ 299,99.

Selain ST550 dan ST500, Samsung juga menghadirkan ST1000, kamera saku pertama dengan konektivitas wireless alias nirkabel. Kamera beresolusi 12,1 MP ini dilengkapi koneksi Bluetooth 2.0 dan Wi-Fi untuk mempermudah koneksi ke router internet atau alat DLNA yang sesuai. Teknologi Wi-Fi ini memudahkan Anda dalam meng-upload foto ke situs online. Terdapat pula built-in GPS untuk geo-tagging gambar dengan data lokasi.

ST1000 juga bisa merekam video HD dan menawarkan lensa zoom 5x (setara 35-175mm) serta layar sentuh 3,5 inci. Hadir dalam warna perak/merah, hitam/hitam, merah/hitam, hitam/emas dan biru/abu-abu, ST1000 akan tersedia mulai September seharga US$ 399,99.
dpreview.com, photographyblog.com | nana

 

Photo by R. Bagas Kara Arya P.P

 

Hunting Peduli oleh Siswa SMP-SMA

Meskipun sebagian besar anggota klub ini terdiri dari siswa-siswi SD, SMP dan SMA, mereka punya visi dan misi yang sama dalam dunia fotografi. Bermodalkan kamera ponsel atau saku, mereka tak henti-hentinya mencoba untuk mengekspresikan diri melalui ide kreatif mereka. Klub ini bernama Repoeblik Bata Merah Photography Club (RBMPC).

Hari Minggu, tepatnya 9 Agustus, RBMPC mengadakan Hunting with Care untuk "Yayasan Galuh", Panti Rehabilitasi Mental yang berada di daerah Narogong, Bekasi. Ada 11 orang peserta yang berasal dari SMP dan SMA kota Jakarta dan Bekasi. Dalam hunting ini, mereka bukan ingin mengusik atau mengeksploitasi keberadaan para penghuni panti, namun jauh dari semua itu, mereka ingin mengungkapkan rasa peduli dan tali persaudaraan. Tak hanya memotret, siswa-siswi juga menyumbangkan sedikit dari uang saku mereka, sebagai bentuk kepedulian konkret kepada saudara-saudara kita di panti tersebut. R. Bagas Kara Arya P.P

 

Tiga Serangkai dari Pentax

Pentax menambah jajaran koleksi kamera digitalnya dengan meluncurkan tiga kamera baru, yakni Pentax E80, P80, serta WS80. Ketiganya dibekali fitur yang tak kalah dibanding pendahulunya.

E80 ditujukan untuk kelas pemula serta mewarisi interface yang hampir sama dengan pendahulunya, E70. E80 beresolusi 10 MP dengan layar LCD 2,7 inci serta lensa zoom 3x. Kamera ini berfitur Auto Picture mode yang secara otomatis memilih mode pemotretan yang paling tepat untuk subyek atau scene tertentu. Merekam video berkualitas HD juga bisa dilakukan oleh kamera ini.

Dibanding E80, Optio P80 beresolusi lebih besar, yakni 12 MP. Namun yang paling mencolok dari kamera ini adalah bentuknya yang mungil. P80 hadir dalam bodi yang lebih ramping serta ringan sehingga memudahkan mobilitasnya. Berdimensi 10,2 × 5,9 × 2,5 cm dengan berat hanya 105 gram, kamera ini mewarisi fitur P70 dalam versi yang lebih canggih. Ia juga mampu merekam video HD.

WS80 mungkin menjadi yang paling istimewa. Pasalnya, WS80 merupakan kamera tahan air yang bisa digunakan untuk memotret dalam air. Kombinasi bodi padat yang ringan dan ketahanan terhadap air dan debu membuatnya layak menjadi pilihan untuk semua aktivitas. Kamera ini bisa digunakan sampai kedalaman 1,5 meter hingga dua jam pemakaian. Beresolusi 10 MP dan berlensa zoom optikal 5x, kamera ini juga dibekali Face Recognition, Small Face filter, Smile Capture mode dan fitur lainnya. dpreview.com | nana

 

Kontes Bulanan Fotografi Bawah Air

Dive Photo Guide menggelar kontes foto bawah air online yang diselenggarakan tiap bulan. Kontes ini diadakan untuk membangun kompetisi yang sehat, meningkatkan keterampilan fotografi dan memudahkan para fotografer dalam menentukan tema bidikan pada penyelaman mereka berikutnya.

Anda tidak perlu mengeluarkan biaya apapun untuk berpartisipasi. Bahkan sebaliknya, Dive Photo Guide (DPG) telah menyiapkan hadiah-hadiah menarik setiap bulannya dan sebuah grand prize di akhir tahun.

Tiap bulan disodorkan sebuah tema. Anda dapat meng-upload maksimal tiga foto di galeri DPG Anda. Staf redaksi DPG kemudian akan menentukan juara pertama, kedua dan ketiga. Hanya juara pertama saja yang akan menerima hadiah bulanan, namun ketiganya akan menerima sertifikat dan diikutsertakan dalam kontes tahunan untuk memenangi grand prize. Pemenang grand prize ditentukan dari jumlah suara yang didapat dari komunitas DPG.

Hadiah bulanannya adalah perlengkapan fotografi bawah air, alat-alat selam, baju selam dan liburan. Tema untuk enam bulan pertama telah ditentukan. Jika tertarik, Anda dapat mulai meng-upload foto sesuai dengan tema-tema tersebut di www. divephotoguide.com.
photographyblog.com, divephotoguide.com | cindy

 

Pemotretan Minim Cahaya dengan Sony TX1 & WX1

Pemotretan minim cahaya yang sulit dilakukan dengan kamera saku, tak lagi jadi masalah dengan teknologi teranyar dari Sony. Sony tengah mengembangkan teknologi sensor back-illuminated CMOS yang disebut sensor "Exmor R", yang memperbaiki kinerja kamera saku dalam pemotretan low light. Sensor "Exmor R" menawarkan kemajuan kinerja low light, kurang lebih dua kali sensitivitas kamera dengan sensor tradisional.

Teknologi tersebut kini hadir dalam dua kamera Cyber-shot, yakni DSC-TX1 dan DSC-WX1. Keduanya merupakan kamera pertama yang menggunakan sensor "Exmor R." Teknologi ini meningkatkan kualitas pemotretan dalam kondisi minim cahaya, menambah kejelasan gambar dan mengurangi grain.

TX1 adalah kamera berlayar sentuh dengan resolusi 10,2 MP. Kamera setebal 1,65 cm ini dibekali lensa zoom 4x (setara 35-140mm). Tak beda jauh dari TX1, WX1 beresolusi 10,2 MP. Kamera ini juga berfitur lensa Sony G dengan wide angle 24-120mm serta zoom optikal 5x. Aperture maksimun lensa ini f/2.4, bekerja sama dengan sensor "Exmor R" dan mode shooting low-light, menghasilkan kemampuan memotret dalam kondisi minim cahaya yang melampaui kemampuan kamera digital lainnya.

Kedua kamera bisa merekam video HD dan dilengkapi fitur Sweep Panorama serta burst shooting 10 frame per detik. Mode Sweep Panorama membuat kamera terus memotret ketika Anda mengarahkan kamera ke seluruh scene. Secara otomatis kamera akan menyatukan gambar-gambar tersebut untuk menghasilkan foto panorama.

TX1 akan hadir dalam warna perak, abu-abu, pink dan biru mulai September mendatang dengan harga sekitar US$ 380. Sedangkan WX1 akan hadir dalam warna hitam mulai Oktober dengan harga US$ 350. dpreview.com | nana

 

Hunting Akbar Infrared di Jatiluhur


Photo by Handy Loekito

Tak kurang dari 100 peminat fotografi infrared (IR) berkumpul dalam hunting akbar infrared di Jatiluhur, Purwakarta. Hunting yang dikemas dengan gathering ini berlangsung 8 Agustus lalu, dan digagas oleh komunitas online Myinfrared (www. myinfrared.com).

Selain peserta dari Indonesia, hunting ini juga dimeriahkan kehadiran lima peserta dari Singapura dan dua dari Malaysia. Acara diisi dengan hunting model dan landscape di area waduk Jatiluhur serta sharing mengenai fotografi infrared. Dibyo Gahari


Casio Exilim Bergambar Hello Kitty

Bagi yang menggemari tokoh kartun Hello Kitty, kamera Casio Exilim EX-Z2 edisi Hello Kitty ini patut Anda koleksi. Casio Exilim EX-Z2 edisi khusus ini merupakan kamera digital beresolusi 12,1 MP yang berwarna pink dan bergambar Hello Kitty.

Selain bergambar Hello Kitty, kamera ini juga dipercantik kristal Swarovski yang ditempelkan di sekeliling lensa dan bodi kameranya. Berminat memilikinya? Sediakan dana US$ 500. Anda bisa memesannya di www.dreamkitty.com.
image-acquire.com | nana


Anak Mengkritisi Lingkungan melalui Esai Foto



Photo by Fachrul Razi

Sebuah esai foto dipamerkan di Taman Sari, Banda Aceh. Pameran ini dibuka tanggal 29 Juli untuk memperingati Hari Anak Nasional. Seluruh foto diambil di pantai Lhok Nga di Aceh Besar. Foto-foto tersebut menampilkan gambaran pantai yang sedang dihadapkan pada permasalahan lingkungan; banyak orang menikmati keindahan alam pantai tanpa menjaga kebersihannya.

Foto-foto tersebut memang terbilang kurang jika dilihat dari segi teknis - kebanyakan tidak fokus dan komposisinya lemah. Namun, tema dan pesan yang dibawa mampu mengalahkan segala hal yang berbau teknis.

Acara ini diselenggarakan atas dukungan sebuah LSM internasional, World Vision. Mereka memulai proyek dengan menyelenggarakan workshop fotografi di tiap-tiap kabupaten. Sekitar 40 anak dari tiap kabupaten berpartisipasi dalam workshop ini. Di situ, mereka diberi penjelasan tentang hal-hal mendasar teknik pemotretan.

Misi dari acara ini adalah untuk mengingatkan para orang dewasa bahwa kehadiran dan hak-hak anak di lingkungan sosial kita harus dihargai dan dilindungi. Mereka adalah sumber daya manusia yang harus disiapkan untuk membangun lingkungan kita di masa depan, namun terkadang kita lupa untuk melibatkan mereka dalam kehidupan kita.
thejakartapost.com, acehforum.or.id | cindy


Pendidikan Foto Online Gratis dari Lastolite


Lastolite mengumumkan sekolah pendidikan foto online terbarunya di www.lastoliteschoolofphotography.com. Di dalam situs ini, Anda dapat menikmati 100 tutorial yang berisi tip dan teknik-teknik lighting untuk fotografi studio dan outdoor. Tutorialnya berbentuk PDF, disertai video berisi tip, juga video berdurasi 15-20 menit yang berisi tutorial langkah demi langkah. Produsen peralatan lighting yang berdiri sejak 1985 ini akan menambah tiga tutorial tiap bulannya di situs tersebut.
imaging-resource.com | cindy

 

Mengeksplorasi Belitung dalam "Focused Belitung Exploration"



Photo by Setyo Bagyo

Kesuksesan hunting Exploring Belitung Juni lalu menginspirasi 'Art'venture Photography untuk kembali mengadakan hunting ke Belitung, dalam acara yang bertajuk "Focused Belitung Exploration." Hunting ini digelar 7-9 Agustus dan terbuka bagi siapa saja yang berminat. Tercatat 12 anggota Fotografer.net dari berbagai daerah turut serta dalam kegiatan ini.

Selama tiga hari, peserta diajak mengunjungi sejumlah spot menarik di Belitung. Yang pertama mereka kunjungi adalah daerah Membalong yang terkenal dengan pantai-pantai indahnya, seperti Teluk Gembira, pantai Awan Mendung, dan Batu Lubang. Mereka juga menyempatkan diri mengunjungi perkampungan nelayan dan berinteraksi dengan penduduk setempat.

Pagi berikutnya, peserta menyeberang ke pulau Batu Berlayar, Langkuas, Malang Besar, Haji, Burung, Pasir dan beberapa pulau lain. Mereka juga sempat memberi bantuan sembako pada dua penjaga mercusuar di pulau Langkuas. Tanjung Tinggi, jembatan Kubu dan tambang kaolin menjadi tujuan mereka di hari terakhir. Setyo Bagyo

 

Tripod Portabel & Funky


Sebuah tripod berpengait, funky, portable, telah didesain oleh sekelompok orang yang tergabung dalam Komunitas Quirky (para anggota memberi sumbangan ide, voting, rating atau mempengaruhi ide produk orang lain). Tripod yang berbentuk seperti boneka ini dikerjakan hanya dalam waktu satu minggu, dan kini telah dirilis ke publik - DigiDude.

Cara penggunaannya mudah. Anda cukup membuka kepala boneka dan menarik kakinya. Tripod ini sangat mudah dibawa ke mana-mana dan dikaitkan pada tas kamera. Anda tak perlu lagi bersusah payah membawa tripod yang berat atau gear kamera yang tak dibutuhkan.

DigiDude bisa dipasangkan pada kebanyakan kamera jenis point-and-shoot, flipcams dan lain-lain. Apapun kamera yang muat dalam kantong Anda, pasti dia juga dapat dipasangkan pada DigiDude.

Ada lima wajah DigiDude yang bisa Anda pilih: Pinky Scorsese, Snot Buster, iChomp, G-bling-Money-Son dan BoltBot. Kelimanya memiliki gaya dan ekspresi wajah yang berbeda-beda. Dengan US$ 19,99, seluruh produk DigiDude yang Anda terima sudah termasuk kaki yang bisa diatur panjangnya dan key ring. quirky.com | cindy

 

Dicari, Fotografer Terburuk


Jika selama ini orang selalu mencari yang terbaik, lain halnya dengan Ralph Velasco. Instruktur fotografi dan pendiri PhotoWalkingTours (http://www. photowalkingtours.com) dari California Selatan ini mencari fotografer terburuk di dunia dalam kontes World’s Worst Photographer. Misinya menyingkirkan pemotretan yang jelek; cukup satu jepretan untuk satu adegan. Dengan percaya diri, ia menyatakan siap membantu fotografer yang belum berhasil memotret dengan baik.

Sebagai hadiahnya, Velasco menawarkan kursus singkat berupa Photography Learning Package senilai lebih dari US$ 1.000. Paket ini termasuk dua kelas privat, lima One on One PhotoWalkingTour di Orange County dan partisipasi dalam kelas Velasco dengan kelompok kecil. Masing-masing paket bernilai lebih dari US$ 135. Velasco mendorong siapa saja untuk menominasikan teman atau kenalan mereka yang dirasa butuh perbaikan dalam bidang fotografi.

Caranya? Jika ingin menominasikan seorang teman, Anda harus menjelaskan dalam maksimal 50 kata, kenapa teman Anda tersebut berhak mendapat paket pelajaran fotografi. Kirimkan tulisan Anda melalui e-mail ke PhotoWalkingTours@ gmail.com, jangan menggunakan attachment. Batas akhir pengiriman hingga 31 Oktober 2009. Semua masukan akan dinilai oleh Ralph Velasco dan pemenangnya diumumkan 31 Desember 2009. photographyblog.com | nana

 

Helikopter Tak Berawak untuk Fotografi Aerial

Jika Anda fotografer atau videografer aerial, tentunya akan sangat tertarik dengan produk terbaru dari Draganfly Innovations Inc., yakni Draganflyer X4 Unmanned Aerial Vehicle. Ini sebuah mini platform yang bisa diterbangkan ke udara dengan teknologi komputerisasi, wireless video downlink dan remote flight control.

Peranti tersebut berbentuk helikopter elektrik seberat 680 gram dan memiliki empat buah baling-baling. Ia mampu melakukan take-off dan pendaratan vertikal, dan dikategorikan sebagai Unmanned Aerial Vehicle (UAV).

Kamera yang dibawa oleh helikopter ini dapat menangkap gambar aerial beresolusi tinggi dan membuahkan high-definition video. Sudah pasti, kameranya bisa dikendalikan dari jarak jauh. Sinyal viewfinder kamera akan dipancarkan dari helikopter secara nirkabel. Sinyal akan diterima oleh video receiver yang menempel pada controller yang Anda genggam. Videonya juga bisa Anda lihat dengan sebuah kacamata video.

Draganflyer X4 cocok untuk kebutuhan survei, inspeksi industri, tinjauan militer, fotografi aerial, real estate marketing dan pengamatan di lokasi-lokasi yang sulit terjangkau. Anda bisa mendapatkan peranti yang ringan, ringkas, mudah dibawa dan berukuran 77,5 cm ini mulai September mendatang. Harga belum ditentukan, namun Anda dapat melihat detil informasinya di www.draganfly.com.
photographyblog.com, draganfly.com | cindy

 
 

E-mail Redaksi : editor@exposure-magz.com | E-mail Iklan : marketing@exposure-magz.com

Exposure terbuka terhadap saran dan komentar, yang bisa disampaikan melalui

email ke : editor@exposure-magz.com