22 Juli 2009
 

home | about us | exposure-magz

 
 

Wujudkan Imajinasi Anda dalam FN Most Wanted 2009

Sebagai sebuah gagasan, Fotografer.net (FN) Most Wanted 2009 telah muncul pada kuartal ketiga tahun 2008 di sebuah tempat sejuk dan nyaman di kaki Gunung Lawu. Namun peluncuran FN Most Wanted (FNMW) 2009 secara resmi baru saja dilakukan pada 14 Juli lalu, dan bisa Anda kunjungi melalui situs http://mostwanted2009.fotografer.net.

Gagasan yang bermisi menyuarakan keinginan, hasrat dan impian para anggota FN dan angan-angan besarnya, adalah titik tolak pembuatan situs ini. Dengan anggota terdaftar lebih dari 224.000 orang, 92.000 orang anggota aktif dan 2,2 juta hit per hari, FN ingin menampung suara para anggotanya secara kreatif, elegan, namun mengena.

Di situs tersebut, Anda dapat memberikan suara dalam beberapa kategori: Kamera, Lensa, Tempat Hunting, Aksesori, Model dan Fotografer U-21. Dalam tiap kategori, ada beberapa sub-kategori yang di dalamnya Anda dapat memilih item yang terfavorit menurut penilaian Anda. Sebagai contoh, dalam kategori Kamera, sub-kategori DSLR < 5 Juta, ada tiga buah pilihan, yakni Canon EOS 1000D, Nikon D40X dan Olympus E-420. Jika tidak memilih ketiganya, Anda pun dapat menuliskan sendiri pilihan Anda. Secara optional, Anda dapat menuliskan juga alasan mengapa memilih item tertentu. Terlebih lagi, perkembangan polling dapat disimak setiap harinya dalam fitur Berita dalam situs tersebut.

Dalam prakteknya, FNMW tetap membawa semangatsemangat FN yang kreatif, terbuka, egaliter dan kritis. Oleh sebab itu, FNMW ditetapkan untuk independen dan netral, yang artinya memang menyuarakan suara asli Anda, tanpa campur tangan maupun rekayasa pihak manapun. Sudahkah Anda memilih?
Kristupa Saragih

 

Bom Jakarta Tak Surutkan "Lingerie Madness"

Jauh sebelum terjadi tragedi bom di hotel Ritz- Carlton dan JW Marriott Jakarta, JR Photoworks dan X2 Men's Magazine yang didukung oleh The Rich Private Club, telah merencanakan sebuah hunting foto bertemakan "Lingerie Madness" di klub tersebut. Di tengah kegalauan akibat tragedi tersebut, beberapa peserta menanyakan apakah acara tersebut tetap dilaksanakan. Atas berbagai pertimbangan, acara akhirnya tetap digelar sesuai jadwal, 18 Juli, dan berjalan sesuai harapan.

Bertempat di The Rich Club, Bellezza Shopping Arcade GF-80, Arteri Permata Hijau, Jakarta Selatan, acara dibagi dalam dua sesi - Sesi I & Sesi II. Sekitar 50 peserta memotret enam model dan tiga model tamu. Wiwin Yulius yang berperan sebagai art director bertugas mengarahkan gaya para model. Dengan kolaborasi lingerie milik PoiPoi Shop dan continuous lighting milik Golden Eagle, para model membuat suasana Sesi II menjadi "tidak terkendali."

Setiap peserta diberi kesempatan untuk mengirimkan maksimal tiga hasil jepretannya. Karya-karya dari tiga fotografer yang terpilih nantinya akan ditampilkan di rubrik khusus di majalah X2. Suryadi

 

Gantungan Kunci Berkamera

Tak ada yang istimewa dari tampilan luarnya. Bentuknya persis dengan gantungan kunci pada umumnya. Namun, gantungan kunci ini bukanlah gantungan kunci biasa. Ia bisa memotret dan merekam video karena dibekali kamera kecil serta memori internal 4GB. Kamera mungil ini terletak di bagian tengah kontrol alarm-nya. Ia didukung sensor pinhole CMOS 1.3MP, sementara videonya beresolusi 640 x 480 / 29 fps dalam format AVI. Alat ini memiliki continuous recording time 65 menit atau setara file 3 GB. Alat ini dilengkapi USB port untuk koneksi ke PC, baik untuk memindah gambar maupun mengisi ulang batere. Harga jualnya sekitar US$ 177. geeky-gadgets.com | nana

 

Photo by Suwandi Gani

 

FNers Palembang Motret Makro & Model

Masih bertepatan dengan pilpres yang juga jadi hari libur nasional pada 8 Juli lalu, FNers - sebutan untuk anggota Fotografer.net - Palembang tak menyia-nyiakan waktu libur ini untuk menggelar hunting bareng. Kali ini mereka memilih makro dan model sebagai tema hunting. Lokasinya di seputar stadion Jakabaring, Palembang.

Hunting dibagi dua sesi; sesi pagi dimanfaatkan untuk hunting makro. Tepat pukul tujuh pagi, sebelum TPS untuk pilpres dibuka, lima Fners Palembang dan satu Fners Medan menyempatkan diri memotret makro di seputar Jakabaring. Sorenya, usai menyontreng, mereka melanjutkan hunting model di lokasi yang sama. Hunting ini melibatkan tiga model cantik. Pesertanya pun bertambah tujuh orang. Hujan sempat mengguyur lokasi hunting, tapi tak menghalangi kenikmatan peserta dalam memotret. Suwandi Gani

 

Photo by Andri Thaslim

 

"Beauty in the Forest" Rayakan HUT Ke-61 LFCN

Di pagi yang cerah itu, para peserta sudah berkumpul di rest area, Sentul Km 34. Iringan mobil peserta dipandu oleh ketua panitia, Amrih Sahri, menuju Gunung Pancar. Setibanya di sana, beberapa peserta sudah tiba dan hunting ROL (ray of light) di lokasi. Para peserta pun saling berkenalan, bersilaturahmi dan mengobrol, sambil menunggu para model yang sedang di-make-up oleh Nike Prayitno, sang make-up artist.

Setelah ketua panitia menjelaskan susunan acara, dan Ketua LFCN (Lembaga Fotografi Candra Naya), Edwin Djuanda, memberi sambutan dan menjelaskan riwayat singkat LFCN, Andri Thaslim, Anthony Bachtiar dan Wiwin Yulius mulai mengoordinasikan acara modeling dengan membagi peserta dalam empat kelompok. Akhirnya, bumi perkemahan yang dikelilingi pohon pinus beralaskan rumput dan dihiasi batu-batu besar itu pun menjadi sasaran hunting 100-an peserta.

Acara ini adalah sebuah acara hunting dan lomba foto model untuk memperingati HUT ke-61 LFCN, yang diadakan pada 12 Juli 2009 dengan tema "Beauty in the Forest." Acara dimulai pukul 06.00 WIB dan berakhir 14.30 dengan sebuah acara bebas. Foto-foto yang dihasilkan oleh para peserta dilombakan, dengan di-upload melalui www.candranaya. com sebelum 26 Juli. Tiap peserta boleh meng-upload hingga enam foto. Finalis akan diumumkan pada 6 Agustus dan memperebutkan total hadiah hingga Rp 9 juta, yakni Lensa Tamron 18-200mm, ThinkTank Streetwalker, Velbon Tripod Sherpa 600R with case dan lain-lain, hasil donasi dan sponsorship PT Ana Photo, Nikon, Focus Nusantara dan Altavista. Andri Thaslim

 

Night Vision untuk Canon EOS 1Ds Mark III & EOS 5D Mark II

Electrophysics memperkenalkan modul night vision berkinerja tinggi untuk digunakan dengan kamera DSLR full-frame seperti Canon EOS 1Ds Mark III dan EOS 5D Mark II. Jika dipasangkan dengan AstroScope 9350EOSFF, kedua kamera digital ini akan menghasilkan gambar scene malam beresolusi tinggi dengan format penuh serta tajam. Di dalam AstroScope 9350EOS-FF terdapat central intensification unit (CIU) yang merubah gelap, cahaya bulan dan bintang menjadi scene yang terang dan beresolusi tinggi.

Alat ini dilengkapi fitur variable gain control yang memungkinkan fotografer untuk menambah kecemerlangan gambar, ketika pencahayaan kurang sehingga terlalu gelap untuk difoto. Biasanya, AstroScope menghasilkan penambahan kumpulan cahaya setara dengan 8-10 F-stops. Dengan fitur variable gain, tambahan cahaya yang tersedia meningkat. Jika memotret scene malam dengan kondisi pencahayaan yang cukup, penambahan cahaya akan diminimalkan untuk mengurangi image noise. Alat ini dipasang di antara bodi kamera dan lensa. Seluruh koneksi elektris lensa tetap terjaga, dan fitur lensa seperti optical image stabilization tetap berfungsi dalam mode night vision. dcviews.com | nana

 

Olympus µ Tough-6010: Tahan Air, Berfitur Magic Filter

Olympus µ Tough- 6010 adalah kamera saku terbaru yang diciptakan khusus untuk memenuhi kebutuhan ekstrem Anda. Ia bisa dibawa ke daerah pegunungan yang bersuhu hingga -10 derajat Celsius, atau dibawa menyelam hingga kedalaman 3 meter. Tak hanya itu, Anda juga tak perlu khawatir jika secara tidak sengaja menjatuhkannya dari ketinggian hingga 1,5 m.

Selain kebal terhadap udara dingin, anti air dan tahan guncangan, kamera ini juga memiliki sebuah fitur unik, yakni Magic Filters. Sebagai contoh, jika Anda memilih Pin Hole, maka hasil jepretan Anda akan terkesan diambil dengan kamera pin hole tradisional. Selain itu, ada juga Pop Art, Fish-Eye dan Sketch.

Kamera berfitur 3.6x wide optical zoom ini sudah bisa Anda dapatkan sejak bulan ini dengan harga £ 299,99. Fitur-fitur lainnya yakni Dual Image Stabilization untuk menghindari blur; LCD HyperCrystal III 2,7 inci dengan "triple coating" yang melindunginya dari pantulan, gesekan dan embun; i-Auto Mode yang secara otomatis mengganti setting kamera dengan salah satu dari lima buah scene yang paling sering digunakan; Advanced Face Detection Technology yang dapat mengenali hingga 16 wajah subyek foto; resolusi 12-MP; serta perekam gambar dengan resolusi VGA 30fps. Tersedia tiga pilihan warna: Titanium Grey, Turquoise Blue dan Lava Red.
dpreview.com | cindy

 

Fotografer Jabodetabek Gelar Pameran Foto

Dua puluh fotografer muda dari Jabodetabek menggelar pameran foto perdana mereka yang bertajuk “My 1st Exhibition” di Teras Coffee, Jakarta. Pameran foto ini menampilkan tiga kategori foto, yakni Landscape, Humanism, dan Artistic Beauty. Peserta pameran sengaja dipilih dari fotografer pemula, karena pameran ini memang bertujuan menggali potensi serta membantu publikasi karya mereka. Pameran berlangsung 15-21 Juli. Praditya Nova

 

Camcorder Sony Bisa Memotret 12 MP

Sony memperkenalkan dua camcorder yang bisa merekam video HD 920x1080 serta foto berukuran 12MP. HDRCX520V dan HDR-CX500V, keduanya didukung memori internal 64 GB dan 32 GB, serta menawarkan waktu perekaman video HD hingga 25 jam (LP mode). Kedua camcorder menghasilkan keluaran 60p, yang secara otomatis mengubah content menjadi 60 progressive frames per second ketika disambungkan ke HD televisi yang kompatibel.

Terdapat pula fitur Optical SteadyShot dengan Active Mode (yang memungkinkan lensa bergeser dalam jarak yang lebih besar sewaktu kamera bergoyang). Juga dilengkapi antenna GPS dan peta NAVTEQ digital untuk geo-tag video dan foto Anda. Keduanya akan hadir September mendatang dengan harga US$ 1.300 untuk CX520 dan US$ 1.100 untuk CX500.
dcviews.com | nana

 

Samsung Luncurkan SL720 Bervideo HD

Samsung Digital Imaging mengumumkan peluncuran kamera saku 5x optical zoom, 28mm Wide Angle SL720 (disebut PL70 di Eropa), yang menggabungkan teknologi inovatif dan fitur user-friendly dalam kemasan yang trendi. Kamera 12-MP ini memiliki kemampuan merekam video HD. Dengan koneksi HDMI, Anda juga dapat menampilkan video pada layar.

Fitur lainnya adalah layar LCD TFT 3,0 inci dan teknologi terbaru "Smart Auto" (Scene Recognition) milik Samsung yang memiliki 11 setting pengoptimalan gambar, di antaranya Portrait, Night Portrait, Macro dan Macro Color. Ada juga sistem Pengaturan Gambar Digital "Smart Album," yakni sebuah program yang dirancang untuk menyusun foto Anda secara otomatis sesuai dengan tanggal pengambilan, jenis, warna atau temanya, sehingga Anda akan dengan sangat mudah dan cepat menemukan foto yang Anda cari. Selain itu, Anda juga dapat menggunakan "Face Detection," "Blink Detection Mode," "Smile Mode" dan "Beauty Shot."

Kamera seharga £ 199 yang diberi teknologi Dual Image Stabilization milik Samsung ini tersedia dalam warna merah, pink dan silver, dan akan mulai tersedia pada Agustus 2009.
dpreview.com | cindy

 

Hunting di Danau Toba, Gathering di Medan


Photo by Dodi Sandradi

Canon & Fotografer.net Hunting Series yang ketiga telah digelar 16-20 Juli di seputar Danau Toba dan Medan, Sumatera Utara. Diikuti 13 peserta, hunting foto hari pertama adalah memotret sunset di danau Lau Kawar, Tanah Karo. Karena cuaca yang kurang menguntungkan, foto sunset gagal didapat, tapi para peserta tetap melanjutkan perburuan fotonya di seputaran danau.

Di hari kedua, spot yang dituju adalah Dolok Togging, kebun teh Tobasari, Tanjung Unta, RPBK Parapat, Pulau Samosir dan Tuktuk Siadong. Sunrise di Simanindo, pasar rakyat mingguan Onan, Tari Tortor dan pertunjukan wayang Sigale-gale di Simanindo, kerajinan tenun ulos di perkampungan Lumban Suhisuhi (Simarmata), rumah adat tradisional Batak di Raut Bosi dan sunset di Simarmata mengisi jadwal hari ketiga. Sedangkan, di hari keempat, mereka memotret dan menikmati sunrise di Tele dan landscape di Silalahi.

Di hari terakhir, 20 Juli, para peserta bergabung dalam pemotretan model bersama komunitas fotografi Medan. Berlokasi di Istana Maimun, tiga model menjadi sasaran jepret 34 fotografer.

Malamnya, sekitar 72 orang menghadiri Canon & Fotografer. net Gathering Series kelima yang diselenggarakan di Garuda Plaza Hotel, Medan. Acara dimulai dengan makan malam dan dilanjutkan dengan pemaparan rubrikrubrik majalah Exposure oleh pemimpin redaksinya, Farid Wahdiono. Sesudahnya, Kristupa Saragih sebagai pendiri Fotografer. net (FN) memberi sambutan dan uraian tentang perkembangan FN hingga saat ini. Togar Sitanggang, salah satu moderator FN yang hadir, diminta Kristupa untuk sekilas menceritakan pengalamannya selama menjadi moderator.

Sharing foto oleh Chalid Nasution, salah seorang pewarta foto di Medan, memuncaki acara kumpul-kumpul malam itu. Chalid mempresentasikan esai foto yang merupakan hasil hunting-nya di Nepal beberapa waktu lalu.

Gathering berlangsung cukup seru dan akrab. Selain celetukan dan guyonan, banyak pula pertanyaan terlontar dari audiens.
Dodi Sandradi


Kopdar Bidik Lumpur Lapindo



Photo by Wahyu Eko Ariyadi

Bertepatan dengan pilpres, 8 Juli lalu, Kopdar (Komunitas Photographer Sidoarjo) menggelar hunting ke lokasi luapan lumpur Lapindo, Sidoarjo. Acara diikuti 16 peserta. Selain anggota Kopdar, fotografer Surabaya juga turut bergabung. Tujuannya tak lain adalah ingin memperlihatkan kondisi terakhir lokasi yang tergenang lumpur selama tiga tahun ini.

Obyek human interest tentu jadi menu utama, tapi bukan satu-satunya. Peserta juga menemukan banyak obyek landscape yang menarik di sekitar lokasi ini. Lokasi yang kini jadi kawasan wisata ini memang punya daya tarik tersendiri, baik dari sisi manusiawi maupun fotografis. nana


Buku Panduan Memotret Arsitektur


Peralatan apa yang dibutuhkan? Hal apa saja yang harus diperhatikan untuk menghasilkan gambar yang baik? Mengapa sebuah bangunan terlihat berbeda ketika dipotret? Bagaimana cara mengutak-atik gambar dalam ruang gelap digital Anda? Adrian Schulz, seorang arsitek dan fotografer asal Jerman, akan menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dalam bukunya yang diberi judul Architectural Photography.

Buku keluaran Rocky Nook ini akan membahas tentang bagaimana cara menangkap gambar-gambar bangunan, baik interior maupun eksterior, dengan baik; peralatan apa saja yang cocok digunakan dan bagaimana cara menggunakannya dengan efektif; cara menciptakan jepretanjepretan arsitektural; cara memotret dengan pencahayaan alami dan buatan; serta mengolah gambar dengan workflow yang efisien dalam Adobe Photoshop.

Jika Anda adalah penggemar fotografi dan arsitektur, buku seharga US$ 44,95 ini akan memberi Anda panduan untuk menguasai fotografi arsitektural secara step-by-step. Schulz, yang telah mengenyam pendidikan arsitektur di Berlin dan menjadikan fotografi arsitektural sebagai tema tesisnya, menujukan buku ini pada fotografer amatir yang tertarik pada fotografi arsitektural, juga pada fotografer profesional yang ingin memperdalam ilmunya di bidang ini.
imaging-resource.com | cindy


Printer Nirkabel Multifungsi


Printer foto, mesin fotokopi, sekaligus scanner bisa Anda temukan dalam dua printer foto nirkabel terbaru keluaran Canon, yakni Canon Pixma MP560 dan Pixma MP490. Keduanya dilengkapi fitur Auto Photo Fix II, serta Wireless Printing.

Fitur Auto Photo Fix II terbaru ini menjamin kualitas cetak terbaik dengan warna yang tajam. Teknologi teranyar ini mengatasi masalah pencetakan seperti foto yang kurang cahaya, dengan Multi- Zone Exposure Correction dan perbaikan dalam keseluruhan deteksi wajah, analisis scene serta koreksi brightness dan saturasi. Terdapat pula fitur Auto Clip yang memungkinkan pengguna untuk memilih bagian dari halaman situs yang ingin dicetak.

Berdesain baru, Pixma MP560 memiliki lima tempat tinta dengan ChromaLife100+ ink system yang menyediakan hasil foto yang lebih tajam dan tahan lama. Printer ini juga bisa mencetak foto berkualitas lab tanpa tepi berukuran 4 x 6 inci dalam waktu 39 detik. Dilengkapi pula layar LCD berukuran 2 inci dan Easy-Scroll Wheel terintegrasi untuk memudahkan navigasi. MP560 menghasilkan cetakan 9.2ipm untuk warna hitam dan putih serta 6.0ipm untuk berwarna. MP560 juga menjadi printer Canon Pixma pertama yang bisa mencetak foto secara langsung dari USB flash memory. Harganya sekitar US$ 149,995. Sedangkan MP490 menggunakan ChromaLife100+four-color ink system yang bisa menghasilkan cetakan berkualitas lab tanpa tepi berukuran 4 x 6 inci dalam waktu 43 detik. Printer ini berlayar LCD 1,8 inci dan mampu mencetak dokumen berukuran letter 8.4 ipm untuk dokumen warna hitam dan putih, serta 4.8 ipm untuk dokumen berwarna. Pixma MP490 akan dijual seharga US$ 99,995. dpreview.com | nana

 

Kamera dari Serat Kain?


Apa jadinya jika baju Anda terbuat dari bahan yang bisa berfungsi layaknya kamera? Mungkin Anda tak pernah membayangkannya, tapi bagi sekelompok peneliti di Massachusetts Institute of Technology (MIT) hal tersebut bisa jadi nyata.

Mereka telah mengembangkan kain yang terbuat dari rajutan serat peka cahaya yang secara kolektif bekerja seperti kamera sederhana. Serat ini bisa mendeteksi dua frekuensi cahaya. Kemudian ia akan menghasilkan sinyal yang jika diperluas dan diolah oleh komputer akan menghasilkan sebuah gambar.

Teknologi ini menggunakan serat berdiameter kurang dari satu millimeter, terbentang menjadi bentuk yang tipis berwujud silinder tebal. Di dalam serat tersebut terdapat dua kerangka silindris berbahan semikonduktor, masing-masing terhubung keluar dengan bantuan empat logam elektroda.

Yoel Fink, profesor untuk sains material, mengatakan bahwa eksperimen ini merupakan pertama kalinya di mana seseorang memperlihatkan sebidang serat, atau kain, yang bisa mengumpulkan gambar layaknya kamera tanpa lensa. Pihak MIT mengungkapkan jika teknologi ini dikembangkan lebih lanjut, ia bisa menghasilkan seragam untuk serdadu yang bisa membantunya melihat ancaman dari semua arah. Penelitian ini mungkin masih butuh banyak pengembangan, tapi setidaknya memberi sedikit gambaran akan kamera masa depan. news.cnet.com | nana

 

Fujifilm Selenggarakan Festival Foto Bawah Air


Fujifilm UK mengumumkan festival foto bawah air yang baru pertama kali mereka adakan. Festival bertajuk ScubaSnap Weekend 2009 ini akan diadakan di Looe, Cornwall pada 12-13 September. Festival mencakup menyelam, kursus singkat fotografi dan seminar dari pakar industri fotografi, yakni Mat Trim dari Fujifilm dan Maria Munn dari Ocean Visions, serta kompetisi foto dan makan malam.

Siapa pun yang berminat dapat turut serta berpartisipasi dalam festival ini. Satusatunya aturan yang berlaku adalah semua foto yang diambil dan diserahkan untuk kompetisi foto harus dari kamera saku. Demikian halnya dengan kursus singkat fotografi, peserta punya kesempatan mengulas karya mereka dengan para pakar industri selama kursus dua hari ini. imaging-resource.com | nana

 

Kapasitas Besar, Kecepatan Tinggi


Perpaduan antara ukuran dan kecepatan kartu memori hadir dalam Sony Memory Stick PRO-HG Duo HX yang berkapasitas 32 GB. Ini merupakan kapasitas terbesar di kelasnya. Memory Stick HX terkenal akan kecepatan transfer datanya; dan dengan kapasitas 32GB, kartu memori ini bisa menjadi pilihan untuk menyimpan file besar ketika merekam dengan video HD. Juga cocok untuk fotografi, khususnya jika Anda pengguna kamera DSLR Sony Alpha atau Cybershot.

Alat ini memiliki kecepatan membaca data 20 MB/s dan kecepatan menulis data 15 MB/s. Dengan kartu memori ini, Anda bisa merekam dalam mode Full HD (1920 x 1080) selama 225 menit. Koneksi ke komputer bisa dilakukan dengan adaptor USB. Memory Stick PRO-HG Duo HX hadir dalam kapasitas 4 GB, 8 GB dan 16 GB. Semua versi dilengkapi adaptor USB gratis untuk memudahkan koneksi ke hardware.
imaging-resource.com | nana

 

Peranti 4-in-1 dari Pandigital


Sebuah peranti 4-in-1 dari Pandigital yang diberi nama Kitchen Technology Center (KTC), memiliki empat kegunaan dalam satu barang. Anda dapat mengubahubah fungsinya, dari sebuah buku panduan memasak digital, frame foto digital dengan PanTouch Technology, High Definition Television 15,6 inci, hingga sebuah peranti internet nirkabel.

Teknologi ini diciptakan sebagai sebuah solusi bagi keluarga Anda dalam menghadapi berbagai kesibukan di dapur. Ketika dihubungkan dengan WLAN, Anda dapat mengakses Windows Live FrameIt untuk menerima RSS feed. KTC juga dapat menampilkan slideshow foto dari memori internal, USB drive, SD card atau RSS feed. Koleksi foto online dari Picasa pun dapat Anda nikmati. Selain itu, Anda juga dapat menghubungkannya dengan DVD player atau video output pada PC untuk menikmati film atau video. Sebagai sebuah buku resep masakan digital, Pandigital telah melakukan kerja sama dengan penerbit majalah Bon Appé tit, Condé Nast, dan memberikan satu buah koleksi majalah dalam tiap produk KTC yang Anda beli. Selebihnya, Anda dapat meng-upload resep-resep Anda sendiri dalam bentuk JPEG.

Dengan mengeluarkan biaya sebesar US$ 349,99, fitur-fitur yang bisa Anda nikmati adalah resolusi layar 720p (1280x720), contrast ratio 400:1; PanTouch Touch Sensor Technology; memori internal 1GB atau sebanyak 3.000 gambar terkompres; support file JPEG, MP3 dan AVI; kecepatan USB 2.0; serta garansi 90 hari.
pandigital.net, wi-fiplanet.com | cindy

 
 

E-mail Redaksi : editor@exposure-magz.com | E-mail Iklan : marketing@exposure-magz.com

Exposure terbuka terhadap saran dan komentar, yang bisa disampaikan melalui

email ke : editor@exposure-magz.com