Wujudkan Imajinasi Anda dalam FN
Most Wanted 2009
Sebagai sebuah gagasan, Fotografer.net (FN) Most Wanted
2009 telah muncul pada kuartal ketiga tahun 2008 di sebuah
tempat sejuk dan nyaman di kaki Gunung Lawu. Namun
peluncuran FN Most Wanted (FNMW) 2009 secara resmi baru
saja dilakukan pada 14 Juli lalu, dan bisa Anda kunjungi melalui
situs http://mostwanted2009.fotografer.net.
Gagasan yang bermisi menyuarakan keinginan, hasrat
dan impian para anggota FN dan angan-angan besarnya, adalah
titik tolak pembuatan situs ini. Dengan anggota terdaftar lebih
dari 224.000 orang, 92.000 orang anggota aktif dan 2,2 juta hit
per hari, FN ingin menampung suara para anggotanya secara
kreatif, elegan, namun mengena.
Di situs tersebut, Anda dapat memberikan suara dalam
beberapa kategori: Kamera, Lensa, Tempat Hunting, Aksesori,
Model dan Fotografer U-21. Dalam tiap kategori, ada beberapa
sub-kategori yang di dalamnya Anda dapat memilih item
yang terfavorit menurut penilaian Anda. Sebagai contoh,
dalam kategori Kamera, sub-kategori DSLR < 5 Juta, ada
tiga buah pilihan, yakni Canon EOS 1000D, Nikon D40X dan
Olympus E-420. Jika tidak memilih ketiganya, Anda pun dapat
menuliskan sendiri pilihan Anda. Secara optional, Anda dapat
menuliskan juga alasan mengapa memilih item tertentu.
Terlebih lagi, perkembangan polling dapat disimak setiap
harinya dalam fitur Berita dalam situs tersebut.
Dalam prakteknya, FNMW tetap membawa semangatsemangat
FN yang kreatif, terbuka, egaliter dan kritis. Oleh
sebab itu, FNMW ditetapkan untuk independen dan netral, yang
artinya memang menyuarakan suara asli Anda, tanpa campur
tangan maupun rekayasa pihak manapun. Sudahkah Anda
memilih?
Kristupa Saragih
|
Bom Jakarta Tak Surutkan
"Lingerie Madness"
Jauh sebelum terjadi
tragedi bom di hotel Ritz-
Carlton dan JW Marriott
Jakarta, JR Photoworks
dan X2 Men's Magazine
yang didukung oleh The
Rich Private Club, telah
merencanakan sebuah hunting
foto bertemakan "Lingerie
Madness" di klub tersebut.
Di tengah kegalauan akibat
tragedi tersebut, beberapa
peserta menanyakan
apakah acara tersebut tetap
dilaksanakan. Atas berbagai
pertimbangan, acara akhirnya
tetap digelar sesuai jadwal,
18 Juli, dan berjalan sesuai
harapan.
Bertempat di The Rich Club, Bellezza Shopping Arcade
GF-80, Arteri Permata Hijau, Jakarta Selatan, acara dibagi
dalam dua sesi - Sesi I & Sesi II. Sekitar 50 peserta memotret
enam model dan tiga model tamu. Wiwin Yulius yang berperan
sebagai art director bertugas mengarahkan gaya para model.
Dengan kolaborasi lingerie milik PoiPoi Shop dan continuous
lighting milik Golden Eagle, para model membuat suasana Sesi
II menjadi "tidak terkendali."
Setiap peserta diberi kesempatan untuk mengirimkan
maksimal tiga hasil jepretannya. Karya-karya dari tiga
fotografer yang terpilih nantinya akan ditampilkan di rubrik
khusus di majalah X2. Suryadi
|
Gantungan Kunci Berkamera
Tak ada yang istimewa dari
tampilan luarnya. Bentuknya
persis dengan gantungan
kunci pada umumnya.
Namun, gantungan kunci ini
bukanlah gantungan kunci
biasa. Ia bisa memotret
dan merekam video karena
dibekali kamera kecil serta
memori internal 4GB. Kamera
mungil ini terletak di bagian
tengah kontrol alarm-nya.
Ia didukung sensor pinhole
CMOS 1.3MP, sementara
videonya beresolusi 640 x 480 / 29 fps dalam format AVI. Alat
ini memiliki continuous recording time 65 menit atau setara file
3 GB. Alat ini dilengkapi USB port untuk koneksi ke PC, baik
untuk memindah gambar maupun mengisi ulang batere. Harga
jualnya sekitar US$ 177. geeky-gadgets.com | nana
|
FNers Palembang Motret Makro
& Model
Masih bertepatan dengan pilpres yang juga jadi hari libur
nasional pada 8 Juli lalu, FNers - sebutan untuk anggota
Fotografer.net - Palembang tak menyia-nyiakan waktu libur
ini untuk menggelar hunting bareng. Kali ini mereka memilih
makro dan model sebagai tema hunting. Lokasinya di seputar
stadion Jakabaring, Palembang.
Hunting dibagi dua sesi; sesi pagi dimanfaatkan untuk
hunting makro. Tepat pukul tujuh pagi, sebelum TPS untuk
pilpres dibuka, lima Fners Palembang dan satu Fners Medan
menyempatkan diri memotret makro di seputar Jakabaring.
Sorenya, usai menyontreng, mereka melanjutkan hunting
model di lokasi yang sama. Hunting ini melibatkan tiga model
cantik. Pesertanya pun bertambah tujuh orang. Hujan sempat
mengguyur lokasi hunting, tapi tak menghalangi kenikmatan
peserta dalam memotret. Suwandi Gani
|
"Beauty in the Forest" Rayakan HUT
Ke-61 LFCN
Di pagi yang cerah itu, para peserta sudah berkumpul
di rest area, Sentul Km 34. Iringan mobil peserta dipandu
oleh ketua panitia, Amrih Sahri, menuju Gunung Pancar.
Setibanya di sana, beberapa peserta sudah tiba dan hunting
ROL (ray of light) di lokasi. Para peserta pun saling berkenalan,
bersilaturahmi dan mengobrol, sambil menunggu para model
yang sedang di-make-up oleh Nike Prayitno, sang make-up
artist.
Setelah ketua panitia menjelaskan susunan acara, dan
Ketua LFCN (Lembaga Fotografi Candra Naya), Edwin Djuanda,
memberi sambutan dan menjelaskan riwayat singkat LFCN,
Andri Thaslim, Anthony Bachtiar dan Wiwin Yulius mulai
mengoordinasikan acara modeling dengan membagi peserta
dalam empat kelompok. Akhirnya, bumi perkemahan yang
dikelilingi pohon pinus beralaskan rumput dan dihiasi batu-batu
besar itu pun menjadi sasaran hunting 100-an peserta.
Acara ini adalah sebuah acara hunting dan lomba foto
model untuk memperingati HUT ke-61 LFCN, yang diadakan
pada 12 Juli 2009 dengan tema "Beauty in the Forest." Acara
dimulai pukul 06.00 WIB dan berakhir 14.30 dengan sebuah
acara bebas. Foto-foto yang dihasilkan oleh para peserta
dilombakan, dengan di-upload melalui www.candranaya.
com sebelum 26 Juli. Tiap peserta boleh meng-upload
hingga enam foto. Finalis akan diumumkan pada 6 Agustus
dan memperebutkan total hadiah hingga Rp 9 juta, yakni
Lensa Tamron 18-200mm, ThinkTank Streetwalker, Velbon
Tripod Sherpa 600R with case dan lain-lain, hasil donasi
dan sponsorship PT Ana Photo, Nikon, Focus Nusantara dan
Altavista. Andri Thaslim
|
Night Vision untuk Canon
EOS 1Ds Mark III & EOS 5D Mark II
Electrophysics
memperkenalkan modul night
vision berkinerja tinggi untuk
digunakan dengan kamera
DSLR full-frame seperti Canon
EOS 1Ds Mark III dan EOS
5D Mark II. Jika dipasangkan
dengan AstroScope 9350EOSFF,
kedua kamera digital ini
akan menghasilkan gambar
scene malam beresolusi tinggi
dengan format penuh serta
tajam. Di dalam AstroScope
9350EOS-FF terdapat central
intensification unit (CIU) yang
merubah gelap, cahaya bulan
dan bintang menjadi scene
yang terang dan beresolusi
tinggi.
Alat ini dilengkapi fitur variable gain control yang
memungkinkan fotografer untuk menambah kecemerlangan
gambar, ketika pencahayaan kurang sehingga terlalu gelap
untuk difoto. Biasanya, AstroScope menghasilkan penambahan
kumpulan cahaya setara dengan 8-10 F-stops. Dengan fitur
variable gain, tambahan cahaya yang tersedia meningkat.
Jika memotret scene malam dengan kondisi pencahayaan
yang cukup, penambahan cahaya akan diminimalkan untuk
mengurangi image noise. Alat ini dipasang di antara bodi
kamera dan lensa. Seluruh koneksi elektris lensa tetap terjaga,
dan fitur lensa seperti optical image stabilization tetap berfungsi
dalam mode night vision. dcviews.com | nana
|
Olympus µ Tough-6010: Tahan Air,
Berfitur Magic Filter
Olympus µ Tough-
6010 adalah kamera saku
terbaru yang diciptakan
khusus untuk memenuhi
kebutuhan ekstrem Anda.
Ia bisa dibawa ke daerah
pegunungan yang bersuhu
hingga -10 derajat Celsius,
atau dibawa menyelam hingga
kedalaman 3 meter. Tak
hanya itu, Anda juga tak perlu
khawatir jika secara tidak
sengaja menjatuhkannya dari
ketinggian hingga 1,5 m.
Selain kebal terhadap
udara dingin, anti air dan
tahan guncangan, kamera
ini juga memiliki sebuah fitur
unik, yakni Magic Filters.
Sebagai contoh, jika Anda memilih Pin Hole, maka hasil
jepretan Anda akan terkesan diambil dengan kamera pin hole
tradisional. Selain itu, ada juga Pop Art, Fish-Eye dan Sketch.
Kamera berfitur 3.6x wide optical zoom ini sudah bisa
Anda dapatkan sejak bulan ini dengan harga £ 299,99. Fitur-fitur
lainnya yakni Dual Image Stabilization untuk menghindari
blur; LCD HyperCrystal III 2,7 inci dengan "triple coating"
yang melindunginya dari pantulan, gesekan dan embun; i-Auto
Mode yang secara otomatis mengganti setting kamera dengan
salah satu dari lima buah scene yang paling sering digunakan;
Advanced Face Detection Technology yang dapat mengenali
hingga 16 wajah subyek foto; resolusi 12-MP; serta perekam
gambar dengan resolusi VGA 30fps. Tersedia tiga pilihan warna:
Titanium Grey, Turquoise Blue dan Lava Red.
dpreview.com | cindy
|
Fotografer Jabodetabek Gelar
Pameran Foto
Dua puluh fotografer muda dari Jabodetabek menggelar
pameran foto perdana mereka yang bertajuk My 1st Exhibition
di Teras Coffee, Jakarta. Pameran foto ini menampilkan tiga
kategori foto, yakni Landscape, Humanism, dan Artistic
Beauty. Peserta pameran sengaja dipilih dari fotografer pemula,
karena pameran ini memang bertujuan menggali potensi serta
membantu publikasi karya mereka. Pameran berlangsung 15-21
Juli. Praditya Nova
|
Camcorder Sony Bisa Memotret
12 MP
Sony memperkenalkan dua
camcorder yang bisa merekam
video HD 920x1080 serta
foto berukuran 12MP. HDRCX520V
dan HDR-CX500V,
keduanya didukung memori
internal 64 GB dan 32 GB,
serta menawarkan waktu
perekaman video HD hingga
25 jam (LP mode).
Kedua camcorder
menghasilkan keluaran
60p, yang secara otomatis
mengubah content menjadi 60
progressive frames per second
ketika disambungkan ke HD televisi yang kompatibel.
Terdapat pula fitur Optical SteadyShot dengan Active
Mode (yang memungkinkan lensa bergeser dalam jarak yang
lebih besar sewaktu kamera bergoyang). Juga dilengkapi
antenna GPS dan peta NAVTEQ digital untuk geo-tag video dan
foto Anda. Keduanya akan hadir September mendatang dengan
harga US$ 1.300 untuk CX520 dan US$ 1.100 untuk CX500.
dcviews.com | nana
|
Samsung Luncurkan SL720
Bervideo HD
Samsung Digital Imaging
mengumumkan peluncuran
kamera saku 5x optical zoom,
28mm Wide Angle SL720
(disebut PL70 di Eropa), yang
menggabungkan teknologi
inovatif dan fitur user-friendly
dalam kemasan yang trendi.
Kamera 12-MP ini memiliki
kemampuan merekam video HD. Dengan koneksi HDMI, Anda
juga dapat menampilkan video pada layar.
Fitur lainnya adalah layar LCD TFT 3,0 inci dan teknologi
terbaru "Smart Auto" (Scene Recognition) milik Samsung
yang memiliki 11 setting pengoptimalan gambar, di antaranya
Portrait, Night Portrait, Macro dan Macro Color. Ada juga sistem
Pengaturan Gambar Digital "Smart Album," yakni sebuah
program yang dirancang untuk menyusun foto Anda secara
otomatis sesuai dengan tanggal pengambilan, jenis, warna atau
temanya, sehingga Anda akan dengan sangat mudah dan cepat
menemukan foto yang Anda cari. Selain itu, Anda juga dapat
menggunakan "Face Detection," "Blink Detection Mode," "Smile
Mode" dan "Beauty Shot."
Kamera seharga £ 199 yang diberi teknologi Dual Image
Stabilization milik Samsung ini tersedia dalam warna merah,
pink dan silver, dan akan mulai tersedia pada Agustus 2009.
dpreview.com | cindy
|
|
 |
Hunting di Danau Toba,
Gathering di Medan
  Photo by Dodi Sandradi
Canon & Fotografer.net Hunting Series
yang ketiga telah digelar 16-20 Juli di
seputar Danau Toba dan Medan, Sumatera
Utara. Diikuti 13 peserta, hunting foto
hari pertama adalah memotret sunset
di danau Lau Kawar, Tanah Karo. Karena
cuaca yang kurang menguntungkan, foto
sunset gagal didapat, tapi para peserta
tetap melanjutkan perburuan fotonya di
seputaran danau.
Di hari kedua, spot yang dituju
adalah Dolok Togging, kebun teh Tobasari,
Tanjung Unta, RPBK Parapat, Pulau
Samosir dan Tuktuk Siadong. Sunrise
di Simanindo, pasar rakyat mingguan
Onan, Tari Tortor dan pertunjukan wayang
Sigale-gale di Simanindo, kerajinan tenun
ulos di perkampungan Lumban Suhisuhi
(Simarmata), rumah adat tradisional Batak
di Raut Bosi dan sunset di Simarmata
mengisi jadwal hari ketiga. Sedangkan,
di hari keempat, mereka memotret dan
menikmati sunrise di Tele dan landscape di
Silalahi.
Di hari terakhir, 20 Juli, para peserta
bergabung dalam pemotretan model
bersama komunitas fotografi Medan.
Berlokasi di Istana Maimun, tiga model
menjadi sasaran jepret 34 fotografer.
Malamnya, sekitar 72 orang
menghadiri Canon & Fotografer.
net Gathering Series kelima yang
diselenggarakan di Garuda Plaza Hotel,
Medan. Acara dimulai dengan makan malam
dan dilanjutkan dengan pemaparan rubrikrubrik
majalah Exposure oleh pemimpin
redaksinya, Farid Wahdiono. Sesudahnya,
Kristupa Saragih sebagai pendiri Fotografer.
net (FN) memberi sambutan dan uraian
tentang perkembangan FN hingga saat ini.
Togar Sitanggang, salah satu moderator FN
yang hadir, diminta Kristupa untuk sekilas
menceritakan pengalamannya selama
menjadi moderator.
Sharing foto oleh Chalid Nasution,
salah seorang pewarta foto di Medan,
memuncaki acara kumpul-kumpul malam
itu. Chalid mempresentasikan esai foto
yang merupakan hasil hunting-nya di Nepal
beberapa waktu lalu.
Gathering berlangsung cukup seru dan
akrab. Selain celetukan dan guyonan,
banyak pula pertanyaan terlontar dari
audiens.
Dodi Sandradi
|
Kopdar Bidik Lumpur
Lapindo
 
Photo by Wahyu Eko Ariyadi
Bertepatan dengan pilpres, 8 Juli lalu,
Kopdar (Komunitas Photographer Sidoarjo)
menggelar hunting ke lokasi luapan lumpur
Lapindo, Sidoarjo. Acara diikuti 16 peserta.
Selain anggota Kopdar, fotografer Surabaya
juga turut bergabung. Tujuannya tak
lain adalah ingin memperlihatkan kondisi
terakhir lokasi yang tergenang lumpur
selama tiga tahun ini.
Obyek human interest tentu jadi menu
utama, tapi bukan satu-satunya. Peserta
juga menemukan banyak obyek landscape
yang menarik di sekitar lokasi ini. Lokasi
yang kini jadi kawasan wisata ini memang
punya daya tarik tersendiri, baik dari sisi
manusiawi maupun fotografis. nana
|
Buku Panduan Memotret
Arsitektur
Peralatan apa
yang dibutuhkan?
Hal apa saja yang
harus diperhatikan
untuk menghasilkan
gambar yang baik?
Mengapa sebuah
bangunan terlihat
berbeda ketika
dipotret? Bagaimana
cara mengutak-atik
gambar dalam
ruang gelap digital Anda? Adrian Schulz,
seorang arsitek dan fotografer asal Jerman,
akan menjawab pertanyaan-pertanyaan
tersebut dalam bukunya yang diberi judul
Architectural Photography.
Buku keluaran Rocky Nook ini akan
membahas tentang bagaimana cara
menangkap gambar-gambar bangunan,
baik interior maupun eksterior, dengan baik;
peralatan apa saja yang cocok digunakan
dan bagaimana cara menggunakannya
dengan efektif; cara menciptakan jepretanjepretan
arsitektural; cara memotret
dengan pencahayaan alami dan buatan;
serta mengolah gambar dengan workflow
yang efisien dalam Adobe Photoshop.
Jika Anda adalah penggemar
fotografi dan arsitektur, buku seharga US$
44,95 ini akan memberi Anda panduan
untuk menguasai fotografi arsitektural
secara step-by-step. Schulz, yang telah
mengenyam pendidikan arsitektur di Berlin
dan menjadikan fotografi arsitektural
sebagai tema tesisnya, menujukan buku ini
pada fotografer amatir yang tertarik pada
fotografi arsitektural, juga pada fotografer
profesional yang ingin memperdalam
ilmunya di bidang ini.
imaging-resource.com | cindy
|
Printer Nirkabel
Multifungsi
Printer foto, mesin
fotokopi, sekaligus
scanner bisa Anda
temukan dalam dua
printer foto nirkabel
terbaru keluaran
Canon, yakni Canon
Pixma MP560 dan
Pixma MP490. Keduanya dilengkapi fitur
Auto Photo Fix II, serta Wireless Printing.
Fitur Auto Photo Fix II terbaru ini
menjamin kualitas cetak terbaik dengan
warna yang tajam. Teknologi teranyar ini
mengatasi masalah pencetakan seperti
foto yang kurang cahaya, dengan Multi-
Zone Exposure Correction dan perbaikan
dalam keseluruhan deteksi wajah, analisis
scene serta koreksi brightness dan
saturasi. Terdapat pula fitur Auto Clip yang
memungkinkan pengguna untuk memilih
bagian dari halaman situs yang ingin
dicetak.
Berdesain baru, Pixma MP560 memiliki
lima tempat tinta dengan ChromaLife100+
ink system yang menyediakan hasil foto
yang lebih tajam dan tahan lama. Printer
ini juga bisa mencetak foto berkualitas
lab tanpa tepi berukuran 4 x 6 inci dalam
waktu 39 detik. Dilengkapi pula layar LCD
berukuran 2 inci dan Easy-Scroll Wheel
terintegrasi untuk memudahkan navigasi.
MP560 menghasilkan cetakan 9.2ipm untuk
warna hitam dan putih serta 6.0ipm untuk
berwarna. MP560 juga menjadi printer
Canon Pixma pertama yang bisa mencetak
foto secara langsung dari USB flash
memory. Harganya sekitar US$ 149,995.
Sedangkan MP490 menggunakan
ChromaLife100+four-color ink system yang
bisa menghasilkan cetakan berkualitas lab
tanpa tepi berukuran 4 x 6 inci dalam waktu
43 detik. Printer ini berlayar LCD 1,8 inci
dan mampu mencetak dokumen berukuran
letter 8.4 ipm untuk dokumen warna hitam
dan putih, serta 4.8 ipm untuk dokumen
berwarna. Pixma MP490 akan dijual seharga
US$ 99,995. dpreview.com | nana
|
Kamera dari Serat Kain?
Apa jadinya jika
baju Anda terbuat
dari bahan yang bisa
berfungsi layaknya
kamera? Mungkin
Anda tak pernah
membayangkannya,
tapi bagi sekelompok peneliti di
Massachusetts Institute of Technology (MIT)
hal tersebut bisa jadi nyata.
Mereka telah mengembangkan kain
yang terbuat dari rajutan serat peka cahaya
yang secara kolektif bekerja seperti kamera
sederhana. Serat ini bisa mendeteksi
dua frekuensi cahaya. Kemudian ia akan
menghasilkan sinyal yang jika diperluas dan
diolah oleh komputer akan menghasilkan
sebuah gambar.
Teknologi ini menggunakan serat
berdiameter kurang dari satu millimeter,
terbentang menjadi bentuk yang tipis
berwujud silinder tebal. Di dalam serat
tersebut terdapat dua kerangka silindris
berbahan semikonduktor, masing-masing
terhubung keluar dengan bantuan empat
logam elektroda.
Yoel Fink, profesor untuk sains material,
mengatakan bahwa eksperimen ini
merupakan pertama kalinya di mana
seseorang memperlihatkan sebidang
serat, atau kain, yang bisa mengumpulkan
gambar layaknya kamera tanpa lensa.
Pihak MIT mengungkapkan jika teknologi
ini dikembangkan lebih lanjut, ia bisa
menghasilkan seragam untuk serdadu
yang bisa membantunya melihat ancaman
dari semua arah. Penelitian ini mungkin
masih butuh banyak pengembangan, tapi
setidaknya memberi sedikit gambaran akan
kamera masa depan. news.cnet.com | nana
|
Fujifilm Selenggarakan
Festival Foto Bawah Air
Fujifilm UK mengumumkan festival foto
bawah air yang baru pertama kali mereka
adakan. Festival bertajuk ScubaSnap
Weekend 2009 ini akan diadakan di Looe,
Cornwall pada 12-13 September. Festival
mencakup menyelam, kursus singkat
fotografi dan seminar dari pakar industri
fotografi, yakni Mat Trim dari Fujifilm dan
Maria Munn dari Ocean Visions, serta
kompetisi foto dan makan malam.
Siapa pun yang berminat dapat turut
serta berpartisipasi dalam festival ini. Satusatunya
aturan yang berlaku adalah semua
foto yang diambil dan diserahkan untuk
kompetisi foto harus dari kamera saku.
Demikian halnya dengan kursus singkat
fotografi, peserta punya kesempatan
mengulas karya mereka dengan para pakar
industri selama kursus dua hari ini. imaging-resource.com | nana
|
Kapasitas Besar,
Kecepatan Tinggi
Perpaduan antara
ukuran dan
kecepatan kartu
memori hadir dalam
Sony Memory Stick
PRO-HG Duo HX
yang berkapasitas 32
GB. Ini merupakan
kapasitas terbesar
di kelasnya. Memory
Stick HX terkenal
akan kecepatan transfer datanya; dan
dengan kapasitas 32GB, kartu memori ini
bisa menjadi pilihan untuk menyimpan file
besar ketika merekam dengan video HD.
Juga cocok untuk fotografi, khususnya jika
Anda pengguna kamera DSLR Sony Alpha
atau Cybershot.
Alat ini memiliki kecepatan membaca
data 20 MB/s dan kecepatan menulis data
15 MB/s. Dengan kartu memori ini, Anda
bisa merekam dalam mode Full HD (1920
x 1080) selama 225 menit. Koneksi ke
komputer bisa dilakukan dengan adaptor
USB. Memory Stick PRO-HG Duo HX hadir
dalam kapasitas 4 GB, 8 GB dan 16 GB.
Semua versi dilengkapi adaptor USB gratis
untuk memudahkan koneksi ke hardware.
imaging-resource.com | nana
|
Peranti 4-in-1 dari
Pandigital
Sebuah peranti
4-in-1 dari
Pandigital yang
diberi nama
Kitchen Technology
Center (KTC),
memiliki empat
kegunaan dalam
satu barang. Anda
dapat mengubahubah
fungsinya,
dari sebuah
buku panduan
memasak digital,
frame foto digital
dengan PanTouch
Technology, High
Definition Television 15,6 inci, hingga
sebuah peranti internet nirkabel.
Teknologi ini diciptakan sebagai
sebuah solusi bagi keluarga Anda dalam
menghadapi berbagai kesibukan di dapur.
Ketika dihubungkan dengan WLAN, Anda
dapat mengakses Windows Live FrameIt
untuk menerima RSS feed. KTC juga dapat
menampilkan slideshow foto dari memori
internal, USB drive, SD card atau RSS feed.
Koleksi foto online dari Picasa pun dapat
Anda nikmati. Selain itu, Anda juga dapat
menghubungkannya dengan DVD player
atau video output pada PC untuk menikmati
film atau video. Sebagai sebuah buku resep
masakan digital, Pandigital telah melakukan
kerja sama dengan penerbit majalah Bon
Appé tit, Condé Nast, dan memberikan satu
buah koleksi majalah dalam tiap produk
KTC yang Anda beli. Selebihnya, Anda dapat
meng-upload resep-resep Anda sendiri
dalam bentuk JPEG.
Dengan mengeluarkan biaya
sebesar US$ 349,99, fitur-fitur yang
bisa Anda nikmati adalah resolusi layar
720p (1280x720), contrast ratio 400:1;
PanTouch Touch Sensor Technology; memori
internal 1GB atau sebanyak 3.000 gambar
terkompres; support file JPEG, MP3 dan
AVI; kecepatan USB 2.0; serta garansi 90
hari. pandigital.net, wi-fiplanet.com | cindy
|
|