Gathering Disambung Hunting di
Makassar
Gathering FN Makassar yang digelar 13 Juni lalu terasa
lebih istimewa dibanding gathering sebelumnya. Pasalnya,
keesokan harinya acara dilanjutkan dengan hunting bareng.
Kegiatan gathering dalam rangkaian Canon & Fotografer.
net Gathering Series berlangsung di Resto KosiCozy, Karebosi
Link, Makassar dan dihadiri lebih dari 130 orang, yang notabene
adalah anggota Fotografer.net (FNers). Selain dari anggota
komunitas fotografi setempat, seperti Performa (Perkumpulan
Fotografer Makassar) dan beberapa komunitas lainnya yang ada
di ibukota Sulawesi Selatan itu, gathering juga dihadiri FNers
dari Surabaya dan Biak.
Tak sekadar kumpul-kumpul, Canon & Fotografer.net
Gathering Series keempat ini juga menjadi ajang berbagi ilmu
dan pengalaman fotografi. FNers yang membagikan ilmunya
adalah Athmam Lutfie yang membawakan materi fotografi
Landscape & Travel, Yusuf Ahmad dengan fotojurnalistiknya,
serta Amril Nuryan dengan materi fotografi komersial. Tak
ketinggalan Kristupa Saragih, pendiri Fotografer.net, turut
hadir dan memberikan sambutan. Farid Wahdiono, pemimpin
redaksi majalah Exposure (www.exposure-magz.com),
mempresentasikan sekilas isi majalah dan cara berkontribusi.
Kendati berlangsung hingga tengah malam, para peserta tetap
bersemangat dalam hunting model pada hari berikutnya di
Fort Rotterdam. Dengan melibatkan dua model, hunting yang
dikoordinasi oleh rekan-rekan Performa ini berjalan meriah dan
seru. Dodi Sandradi
|
FNers Aceh Rayakan Ultah di Pasar
Tradisional
Komunitas Aceh Fotografer Net (www.acehfotografer.net) merayakan hari jadi
mereka dengan mengadakan Kutaraja Street Hunting, 14 Juni
lalu. Acara mengambil lokasi di pasar tradisional, meliputi
REX, serta beberapa kawasan pasar tradisional di Peunayong,
Banda Aceh. Pemilihan tempat perayaan ultah satu tahun - yang sebenarnya jatuh pada 1 Juni - ini dimaksudkan untuk
memperlihatkan aktivitas masyarakat di pasar tradisional.
Mereka juga mengaku di lokasi tersebut banyak obyek menarik
untuk dipotret.
Tak seperti street hunting lainnya, ajang kali ini
dimeriahkan pula oleh kehadiran empat model. Namun
tampaknya para peserta lebih tertarik pada kegiatan orangorang
di pasar. Di sela-sela hunting sempat terjadi fenomena
halo (fenomena alam sebentuk lingkaran cahaya yang
mengelilingi matahari atau bulan). Tentunya kejadian ini cukup
mengusik perhatian peserta maupun masyarakat sekitar lokasi.
Salah satu peserta mengaku sangat senang dengan kegiatan
ini dan berharap bisa diadakan lagi. Dari jumlah peserta yang
mencapai 40 orang, bisa dibilang hunting foto semacam ini
cukup diminati. nana
|
Digital Back Seri M Terbaru
dari Mamiya 
Mamiya Digital Imaging mengumumkan digital back seri M
terbarunya, dalam tiga buah model: M18, M22 dan M31.
Ketiganya didesain kompatibel dengan Mamiya 645AFDIII, atau
RZ Pro IID dengan menggunakan digital back adapter HX701.
Ketiganya sangat cocok bagi para fotografer komersial
dan studio. M18 (18 MP) memiliki daya tangkap tercepat dan
sangat mudah beradaptasi karena kombinasi CCD berukuran
44,2 x 33,1mm dengan ukuran piksel 9 x 9 mikron; ideal bagi
para fotografer medium format yang membutuhkan pengaturan
ukuran data untuk pengoptimalan workflow. M22 (22,1 MP)
dapat digunakan pada kamera-kamera yang lebih besar, seperti
Mamiya RZ Pro IID. Karena menggabungkan ukuran CCD 48,9
x 36,7mm dan ukuran piksel 9 x 9 mikron, digital back ini cocok
bagi Anda para fotografer komersial. Sedangkan, M31 memiliki
resolusi 31,6 MP dan ukuran CCD 44,2 x 33,1mm dengan
ukuran pixel 6,8 x 6,8 mikron.
Ketiganya dapat dibeli secara terpisah, atau sepaket
dengan kamera Mamiya 645ARDIII dan lensa Sekor 80mm
F2.8D. Sayangnya, harga belum ditetapkan. pdngearguide.com | cindy
|
Memotret Model Bersama FBI
Kesuksesan hunting foto landscape beberapa waktu lalu
menggugah FBI (Fotografer Bangka Island) untuk kembali
menggelar hunting foto, Sabtu (6/6) lalu. Hunting kali ini
bertema "Model" dan digelar di Jl. A. Yani, Pangkalpinang.
Lokasi ini sengaja dipilih karena bangunan di sekitarnya
memiliki arsitektur yang unik; perpaduan kuno dan modern.
Keunikan ini mereka manfaatkan sebagai latar belakang
pemotretan model. Lima model menjadi sasaran pemotretan
sekitar 20 peserta.
Istimewanya, kali ini tidak menggunakan model
berpengalaman, tapi model pemula. Tujuannya agar peserta
tak hanya terasah kemampuan memotretnya, tapi juga belajar
mengarahkan model. Tantangan lainnya, peserta juga harus
memahami pencahayaan karena ada beberapa lokasi dengan
pencahayaan minim dan ada juga lokasi dengan pencahayaan
tinggi. Tak hanya anggota FBI, pemotretan juga diikuti beberapa
peserta yang bukan anggota komunitas tersebut.
Ajang diskusi antarpeserta juga berlangsung dengan saling
memperlihatkan hasil pemotretan serta saling mengoreksi.
Hunting ini juga berhasil memikat beberapa fotografer untuk
bergabung dengan FBI. Jumlah anggota yang sebelumnya
hanya 30 bertambah menjadi 50 orang setelah hunting digelar. nana
|
Olympus E-P1 Diumumkan
Rumor tentang kamera
Micro Four Third Olympus
terjawab sudah dengan
kemunculan Olympus E-P1.
Ini merupakan kamera Micro
Four Third pertama yang
diciptakan oleh Olympus.
Tidak menggunakan cermin,
ia merupakan kamera dengan
lensa yang dapat ditukar.
Bentuknya meniru seri P, yang
populer dalam kurun 1960an hingga 70an.
Kamera ini dibekali sensor 12 megapixel dengan image-stabilizer
serta layar LCD 3 inci. EP-1 menawarkan efek 6 Art
Filter, dan bisa merekam gambar bergerak 720p berkualitas HD
dengan continuous auto-focus dan pengaturan depth of field.
Ia juga kompatibel dengan semua lensa Micro Four Third, dan
dengan tambahan adapter bisa dipasangkan pula dengan lensa
Four Third. Tersedia dalam warna perak dan putih mulai Juli
mendatang. Harganya sekitar US$ 749 untuk bodinya saja, US$
799 dengan lensa 14-42mm, dan US$ 899 dengan lensa 17mm
dan VF-1 external viewfinder.
photographyblog.com, dpreview.com | nana
|
Kamera Saku Berlayar Sentuh 
Fujifilm FinePix Z300 merupakan kamera Fujifilm pertama
yang dibekali teknologi touch-screen (layar sentuh). Cukup
dengan menyentuh, pengguna pun bisa memotret, mengatur
fungsi kamera, serta melihat hasil jepretan. Kamera beresolusi
10 Megapixel ini disenjatai beberapa fitur, diantarnya Scene
Recognition Auto, lensa dengan zoom optis 5x, serta Group and
Couple self-timer modes, tak ketinggalan layar LCD 3 inci dan
sensitivitas ISO hingga 1600.
Gambar kabur dapat diatasi dengan Dual Image
Stabilisation yang dipadukan dengan teknologi CCD shift. Ada
juga Face Detection serta auto red-eye removal.
Kamera ini juga menawarkan sistem pengelolaan file
yang mudah dan sederhana. Jika ingin mencari gambar yang
tersimpan, fasilitas pencarian gambar siap membantu. Gambar
bisa ditemukan melalui pencarian berdasarkan tanggal, atau
dibagi menjadi Couple Search, Close-up Search dan Group
Search, serta Scene Search, dibagi lagi dalam kategori Face,
Landscape, Night dan Macro. Salah satu fitur yang menarik
adalah BlogMode, yang bisa mengganti ukuran gambar dalam
kamera agar mudah di-upload ke situs-situs.
Tersedia dalam empat warna, yakni hitam, putih, ungu
dan pink, dipercantik dengan garis vertikal mencolok di bagian
penutup lensa. Kamera ini dipastikan hadir tahun ini, tapi belum
ada info tentang harganya. letsgodigital.org | nana
|
Foto di Tirai Kamar Mandi &
Tempat Tidur
 
Bayangkan, bagaimana jika foto-foto terbaik Anda bisa
dipajang di kamar mandi atau kamar tidur. Jika Anda adalah
orang yang sangat mengagung-agungkan kreatifitas dan
fotografi digital, dua buah situs ini pasti akan sangat menarik
bagi Anda – photoshowercurtain.com dan fotobed.com.
Apa yang bisa Anda lakukan di kedua situs tersebut? Di
situs yang pertama, Anda bisa mendesain sebuah tirai kamar
mandi; sedangkan di situs yang kedua, Anda bisa mendesain
berbagai aksesori untuk tempat tidur Anda, semuanya dengan
menggunakan foto-foto kesukaan Anda.
Carilah foto atau gambar digital yang paling Anda sukai.
Kemudian, lakukan pemesanan di situs tersebut, dan kirimkan
gambar-gambar Anda. Dalam dua hingga empat minggu,
mereka akan mengirimkan tirai, selimut, duvet cover, bantal
atau sarung bantal pesanan Anda, dengan foto atau gambar
favorit Anda telah dicetak di atasnya. Produk-produk tersebut
dapat Anda cuci tanpa takut gambarnya luntur.
Tim kreatif mereka akan memandu Anda dalam pemilihan
bahan dan desain yang Anda inginkan. Harga produknya
bervariasi, mulai dari US$ 40 hingga US$ 199. Untuk informasi
lebih lanjut dan pemesanan, silakan kunjungi kedua situs
tersebut.
photoshowercurtain.com, fotobed.com | cindy
|
|
 |
Pertama di Dunia, USB
Flash Drive 128 GB
 
Kingston Technology Company, Inc.
telah memperkenalkan USB Flash Drive
berukuran 128 GB pertama di dunia. Media
simpan berjuluk Data Traveler 200 (DT200)
itu didesain tanpa tutup, namun dibangun
dengan sebuah built-in security software
Password Traveler, untuk melindungi data
Anda.
Kapasitasnya yang besar dan disertai
proteksi password, memberi Anda
kenyamanan untuk kapan pun membawa
data penting, hanya dalam sebuah peranti
mungil. Dengan dimensi 7 x 1,2 x 2,3 cm,
peranti ini mampu dioperasikan hingga
suhu 60o Celcius. Ada tiga pilihan kapasitas
yang dapat dipilih, yakni 32, 64 dan 128
GB, yang masing-masing dilabeli harga US$
120, US$ 213 dan US$ 546. dpreview.com | cindy
|
Telkomsel Gelar Hunting
Model Gratis & Berhadiah
 
Foto: Agustian Wirasendjaja
Sebagai salah satu kegiatan dalam
Telkomsel Customer Day yang digelar di
enam kota (Pekanbaru, Jakarta, Bandung,
Yogyakarta, Makassar & Banjarmasin),
Telkomsel menggelar hunting model gratis
di kota Yogyakarta, yang berlangsung 7
Juni lalu di Grapari Yogyakarta, Jl. Jendral
Sudirman.
Hunting memang hanya diperuntukkan
pelanggan Telkomsel (baik pengguna
kartu Halo, Simpati, maupun As), tapi tak
mengurangi antusias fotografer Jogja untuk
turut berpartisipasi. Tercatat 21 fotografer
turut serta dalam ajang ini. Telkomsel
sendiri menyediakan lima model asli Jogja
sebagai sasaran pemotretan.
Telkomsel mengaku sengaja
membatasi jumlah peserta agar
perbandingan model dan fotografer tak
terlalu mencolok. Peserta leluasa memotret
model tanpa perlu berebutan dengan
peserta lain. Foto hasil hunting dilombakan
dengan juri dari Telkomsel Yogyakarta.
Peserta yang berhasil meraih juara adalah
Herman sebagai pemenang pertama dan
berhak atas uang tunai Rp. 1.500.000.
Pemenang kedua diraih oleh Andy Adam
dengan hadiah uang tunai Rp 1.000.000.
Isra menempati posisi ketiga dengan hadiah
Rp. 500.000.
Agustian Wirasendjaja
|
Ketika PS3 Jadi Aksesori
Fotografi

Sony PlayStation 3 (PS3) diberi sebuah
fitur yang menarik bagi para peminat
fotografi. Saat ini, produk ini telah
bertambah fungsinya menjadi sebuah
"aksesori" fotografi, dengan memberi Anda
kesempatan untuk menyimpan foto-foto
digital di dalamnya - untuk file berformat
JPEG (JPG), GIF, TIFF (TIF), PNG dan BMP.
Yang perlu Anda lakukan hanyalah
menghubungkan kamera atau USB storage
drive pada konsol dengan perantara kabel
USB. Kemudian, secara otomatis, foto-foto
akan ditransfer ke dalam hard drive PS3.
Setelah proses tersebut, Anda dapat dengan
mudah menyusun play-list. Sistem PS3 juga
menawarkan lima buah gaya penampilan
slideshow, bersama dengan berbagai pilihan
musik yang telah Anda simpan di dalamnya.
Dengan PSP (PlayStation Portable),
Anda bisa membawa foto-foto tersebut
ke mana saja. Hubungkan PSP dengan PC
atau komputer laptop via kabel USB, maka
Anda bisa langsung meng-upload foto-foto
ke dalam storage card PSP - Memory Stick
PRO Duo. Anda juga dapat menghubungkan
PSP pada PS3 via kabel USB, dan
memindah-mindahkan foto atau play-list
dari dan ke keduanya.
Jika ada akses Wi-Fi, Anda bahkan bisa
menghubungkan PSP dengan sistem PS3
melalui fitur Play Remote, dan mengakses
seluruh foto-foto di dalam PS3 Anda di
rumah, walaupun Anda sedang berada di
luar kota. Terlebih lagi dengan sebuah built-in
web browser, Anda bisa menikmati ribuan
foto dari situs-situs berbasis foto sharing,
seperti Flickr. Anda juga bisa meng-upload
foto Anda sendiri ke situs tersebut dan
menikmatinya seketika itu juga. Sangat
menyenangkan!
photographyblog.com | cindy
|
Canon Luncurkan Printer
Selphy CP780 & CP790
 
Canon meluncurkan printer foto Selphy
CP780 sebagai pengganti CP760. Seri ini
menawarkan kemudahan mencetak foto
di rumah dengan kualitas lab foto. Agar
mudah dioperasikan, printer ini dibekali
interface yang mudah digunakan lengkap
dengan tombol besar dan susunan yang
mudah dimengerti. Layar TFT 2,5 incinya
menawarkan preview gambar ketika
mencetak langsung dari kartu memori.
CP780 memiliki tiga slot kartu
memori. Keberadaan slot ini memungkinkan
mencetak foto langsung dari kartu memori
tanpa komputer. Beberapa kartu yang
bisa dipasangkan langsung di antaranya
CompactFlash, Microdrive, SD, miniSD,
SDHC, miniSDHC, MMC, MMC plus, HD MMC
plus, MMCmobile, RS-MMC, Memory Stick,
Memory Stick PRO, Memory Stick Duo,
Memory Stick PRO Duo. Pengguna juga
bisa mencetak langsung dari kamera digital
berkat kesesuaian dengan PictBridge.
Sementara itu, Selphy CP790
berteknologi compact dye-sublimation.
Printer berlayar LCD 3 inci ini memiliki
kecepatan mencetak foto ukuran kartu
pos 47 detik. Ada slot kartu memori, port
Pictbridge, pegangan untuk dijinjing,
keranjang penyimpan, serta baterai
tambahan untuk memudahkan mobilitas.
dpreview.com | nana
|
Kamera Superzoom
Termungil
Perpaduan teknologi
Jepang dengan
desain modern
hadir dalam kamera
superzoom teranyar
dari Casio, Casio
Exilim EX-H10.
Kamera ultracompact
superzoom beresolusi 12.1
megapixel ini disenjatai lensa zoom optis
10x dan lensa wide angle setara 24mm
yang pas untuk memotret lanskap, gedung
atau seluruh scene dalam satu frame.
Dimensinya yang hanya 10,25 x 6,2 x
2,43 cm menjadikannya salah satu kamera
superzoom termungil.
Kamera ini cocok jadi teman berlibur.
Selain berbentuk mungil, ia juga didukung
baterai tahan lama, yang mampu memotret
hingga 1000 shot dalam sekali isi baterai.
EX-H10 dilengkapi beberapa mode
untuk mempermudah pengambilan gambar,
khususnya bagi pemula, seperti Auto Best
Shot, Make-up Shot dan Face Recognition
yang bisa menyesuaikan setting untuk
menghasilkan gambar terbaik. Kamera
berlayar LCD 3 inci ini dibekali CCD-shift
image stabilization, serta bisa merekam
HD movie dalam 1280x729 pixel. Dengan
warna hitam, kamera ini akan tersedia
pertengahan Juli di AS dengan harga US$
299,99.
dpreview.com, photographyblog.com | nana
|
Fotopedia, "Wikipedia"-nya Foto
Ensiklopedia foto online kini tersedia melalui
situs Fotopedia (www.fotopedia.com). Situs
ini memberi ruang bagi fotografer, kurator,
maupun pengunjung untuk menyumbang
foto, berkolaborasi, dan menambah foto
yang berguna bagi keseluruhan komunitas.
Pengguna bisa memanfaatkan situs ini
untuk menyusun foto dari penyimpanan
pribadi, Flickr, Picasa, dan layanan lainnya
berdasarkan subyek atau indeks.
Berbeda dari situs foto lainnya,
Fotopedia tidak memaksa pengguna untuk
menyimpan file mereka dalam situs ini.
Sebaliknya, situs ini menciptakan ekosistem
foto-foto yang lengkap, tanpa peduli di
mana mereka disimpan atau ditampilkan.
Fotografer bisa membuat album yang
menampilkan foto terbaik mereka serta
menambah artikel dari Wikipedia sesuai
konteks foto.
Fotopedia terbuka untuk siapa saja
yang berminat bergabung. Interface
Fotopedia mudah dioperasikan sehingga
siapa saja dapat dengan mudah membuat
artikel. Pemakai akan diberitahu jika foto
mereka termuat di halaman Fotopedia, dan
halaman profil mereka akan menampilkan
jumlah foto yang diberi tag di Fotopedia.
Gilles Samoun, CEO Fotopedia,
menyatakan Fotopedia menyediakan
jaringan distribusi foto terbesar, yang
memberi akses bagi fotografer untuk
mempromosikan dan menguangkan karya
mereka. Masih menurutnya, Fotopedia
bermisi menciptakan wadah nyata untuk
koleksi foto, dan terbuka bagi siapa saja
yang hendak berkontribusi, mencari,
menggunakan dan menikmati foto-foto.
photographyblog.com | nana
|
Launching Olympus
E-620 & E-450 di Kelapa
Gading
Dalam rangka launching kamera
Olympus E-620 dan E-450, OCCI Digital
Photography School (ODPS) dan Olympus
menyelenggarakan Digital Photography
Workshop, Hunting dan Lomba Foto with
Cosplay (costume player) Model, 13-14
Juni lalu di ODPS, Gading Walk, Kelapa
Gading, Jakarta. Launching-nya sendiri
diselenggarakan sehari sebelumnya, yakni
12 Juni.
Hari pertama, acara dihadiri
oleh sekitar 40 peserta. Pada hari itu,
selain portfolio sharing dan presentasi
dari Olympus, Hary Subastian, chief
photographer majalah Cosmopolitan,
Bazzar dan FHM, mengadakan outdoor
photo session dengan tema "Mixed Light
with Wireless Flash." Di hari kedua, diikuti
kurang lebih 25 peserta, workshop diisi oleh
Makarios Soekojo dengan tema "Membuat
Foto Juara." Acara hari pertama dan kedua
itu diakhiri setelah hunting dan lomba foto
dengan model "cosplay" Endiru (Endless
Illusion) - Alichino dan Dynasty Warriors - selesai terselenggara.
Peserta sangat antusias mengikuti acara
tersebut, terlebih-lebih karena mereka
harus memotret model “cosplay” yang
berbeda dengan model-model biasanya.
Pose mereka tidak sembarangan, karena
mereka harus memerankan karakter
"cosplay" yang mereka kenakan. Agung Surya Widjaya
|
|