23 Juni 2009
 

home | about us | exposure-magz

 

Foto: Dodi Sandradi (atas); Syaiful Akbarius Zainuddin (bawah)

 

Gathering Disambung Hunting di Makassar

Gathering FN Makassar yang digelar 13 Juni lalu terasa lebih istimewa dibanding gathering sebelumnya. Pasalnya, keesokan harinya acara dilanjutkan dengan hunting bareng.

Kegiatan gathering dalam rangkaian Canon & Fotografer. net Gathering Series berlangsung di Resto KosiCozy, Karebosi Link, Makassar dan dihadiri lebih dari 130 orang, yang notabene adalah anggota Fotografer.net (FNers). Selain dari anggota komunitas fotografi setempat, seperti Performa (Perkumpulan Fotografer Makassar) dan beberapa komunitas lainnya yang ada di ibukota Sulawesi Selatan itu, gathering juga dihadiri FNers dari Surabaya dan Biak.

Tak sekadar kumpul-kumpul, Canon & Fotografer.net Gathering Series keempat ini juga menjadi ajang berbagi ilmu dan pengalaman fotografi. FNers yang membagikan ilmunya adalah Athmam Lutfie yang membawakan materi fotografi Landscape & Travel, Yusuf Ahmad dengan fotojurnalistiknya, serta Amril Nuryan dengan materi fotografi komersial. Tak ketinggalan Kristupa Saragih, pendiri Fotografer.net, turut hadir dan memberikan sambutan. Farid Wahdiono, pemimpin redaksi majalah Exposure (www.exposure-magz.com), mempresentasikan sekilas isi majalah dan cara berkontribusi. Kendati berlangsung hingga tengah malam, para peserta tetap bersemangat dalam hunting model pada hari berikutnya di Fort Rotterdam. Dengan melibatkan dua model, hunting yang dikoordinasi oleh rekan-rekan Performa ini berjalan meriah dan seru. Dodi Sandradi

 

Foto: Fakhrurrazi

 

FNers Aceh Rayakan Ultah di Pasar Tradisional

Komunitas Aceh Fotografer Net (www.acehfotografer.net) merayakan hari jadi mereka dengan mengadakan Kutaraja Street Hunting, 14 Juni lalu. Acara mengambil lokasi di pasar tradisional, meliputi REX, serta beberapa kawasan pasar tradisional di Peunayong, Banda Aceh. Pemilihan tempat perayaan ultah satu tahun - yang sebenarnya jatuh pada 1 Juni - ini dimaksudkan untuk memperlihatkan aktivitas masyarakat di pasar tradisional. Mereka juga mengaku di lokasi tersebut banyak obyek menarik untuk dipotret.

Tak seperti street hunting lainnya, ajang kali ini dimeriahkan pula oleh kehadiran empat model. Namun tampaknya para peserta lebih tertarik pada kegiatan orangorang di pasar. Di sela-sela hunting sempat terjadi fenomena halo (fenomena alam sebentuk lingkaran cahaya yang mengelilingi matahari atau bulan). Tentunya kejadian ini cukup mengusik perhatian peserta maupun masyarakat sekitar lokasi. Salah satu peserta mengaku sangat senang dengan kegiatan ini dan berharap bisa diadakan lagi. Dari jumlah peserta yang mencapai 40 orang, bisa dibilang hunting foto semacam ini cukup diminati. nana

 

Digital Back Seri M Terbaru dari Mamiya


Mamiya Digital Imaging mengumumkan digital back seri M terbarunya, dalam tiga buah model: M18, M22 dan M31. Ketiganya didesain kompatibel dengan Mamiya 645AFDIII, atau RZ Pro IID dengan menggunakan digital back adapter HX701.

Ketiganya sangat cocok bagi para fotografer komersial dan studio. M18 (18 MP) memiliki daya tangkap tercepat dan sangat mudah beradaptasi karena kombinasi CCD berukuran 44,2 x 33,1mm dengan ukuran piksel 9 x 9 mikron; ideal bagi para fotografer medium format yang membutuhkan pengaturan ukuran data untuk pengoptimalan workflow. M22 (22,1 MP) dapat digunakan pada kamera-kamera yang lebih besar, seperti Mamiya RZ Pro IID. Karena menggabungkan ukuran CCD 48,9 x 36,7mm dan ukuran piksel 9 x 9 mikron, digital back ini cocok bagi Anda para fotografer komersial. Sedangkan, M31 memiliki resolusi 31,6 MP dan ukuran CCD 44,2 x 33,1mm dengan ukuran pixel 6,8 x 6,8 mikron.

Ketiganya dapat dibeli secara terpisah, atau sepaket dengan kamera Mamiya 645ARDIII dan lensa Sekor 80mm F2.8D. Sayangnya, harga belum ditetapkan. pdngearguide.com | cindy

 

Foto: Yudi Noviandi

 

Memotret Model Bersama FBI

Kesuksesan hunting foto landscape beberapa waktu lalu menggugah FBI (Fotografer Bangka Island) untuk kembali menggelar hunting foto, Sabtu (6/6) lalu. Hunting kali ini bertema "Model" dan digelar di Jl. A. Yani, Pangkalpinang. Lokasi ini sengaja dipilih karena bangunan di sekitarnya memiliki arsitektur yang unik; perpaduan kuno dan modern. Keunikan ini mereka manfaatkan sebagai latar belakang pemotretan model. Lima model menjadi sasaran pemotretan sekitar 20 peserta.

Istimewanya, kali ini tidak menggunakan model berpengalaman, tapi model pemula. Tujuannya agar peserta tak hanya terasah kemampuan memotretnya, tapi juga belajar mengarahkan model. Tantangan lainnya, peserta juga harus memahami pencahayaan karena ada beberapa lokasi dengan pencahayaan minim dan ada juga lokasi dengan pencahayaan tinggi. Tak hanya anggota FBI, pemotretan juga diikuti beberapa peserta yang bukan anggota komunitas tersebut.

Ajang diskusi antarpeserta juga berlangsung dengan saling memperlihatkan hasil pemotretan serta saling mengoreksi. Hunting ini juga berhasil memikat beberapa fotografer untuk bergabung dengan FBI. Jumlah anggota yang sebelumnya hanya 30 bertambah menjadi 50 orang setelah hunting digelar. nana

 

Olympus E-P1 Diumumkan


Rumor tentang kamera Micro Four Third Olympus terjawab sudah dengan kemunculan Olympus E-P1. Ini merupakan kamera Micro Four Third pertama yang diciptakan oleh Olympus. Tidak menggunakan cermin, ia merupakan kamera dengan lensa yang dapat ditukar. Bentuknya meniru seri P, yang populer dalam kurun 1960an hingga 70an.

Kamera ini dibekali sensor 12 megapixel dengan image-stabilizer serta layar LCD 3 inci. EP-1 menawarkan efek 6 Art Filter, dan bisa merekam gambar bergerak 720p berkualitas HD dengan continuous auto-focus dan pengaturan depth of field. Ia juga kompatibel dengan semua lensa Micro Four Third, dan dengan tambahan adapter bisa dipasangkan pula dengan lensa Four Third. Tersedia dalam warna perak dan putih mulai Juli mendatang. Harganya sekitar US$ 749 untuk bodinya saja, US$ 799 dengan lensa 14-42mm, dan US$ 899 dengan lensa 17mm dan VF-1 external viewfinder.
photographyblog.com, dpreview.com | nana

 

Kamera Saku Berlayar Sentuh


Fujifilm FinePix Z300 merupakan kamera Fujifilm pertama yang dibekali teknologi touch-screen (layar sentuh). Cukup dengan menyentuh, pengguna pun bisa memotret, mengatur fungsi kamera, serta melihat hasil jepretan. Kamera beresolusi 10 Megapixel ini disenjatai beberapa fitur, diantarnya Scene Recognition Auto, lensa dengan zoom optis 5x, serta Group and Couple self-timer modes, tak ketinggalan layar LCD 3 inci dan sensitivitas ISO hingga 1600.

Gambar kabur dapat diatasi dengan Dual Image Stabilisation yang dipadukan dengan teknologi CCD shift. Ada juga Face Detection serta auto red-eye removal.

Kamera ini juga menawarkan sistem pengelolaan file yang mudah dan sederhana. Jika ingin mencari gambar yang tersimpan, fasilitas pencarian gambar siap membantu. Gambar bisa ditemukan melalui pencarian berdasarkan tanggal, atau dibagi menjadi Couple Search, Close-up Search dan Group Search, serta Scene Search, dibagi lagi dalam kategori Face, Landscape, Night dan Macro. Salah satu fitur yang menarik adalah BlogMode, yang bisa mengganti ukuran gambar dalam kamera agar mudah di-upload ke situs-situs.

Tersedia dalam empat warna, yakni hitam, putih, ungu dan pink, dipercantik dengan garis vertikal mencolok di bagian penutup lensa. Kamera ini dipastikan hadir tahun ini, tapi belum ada info tentang harganya. letsgodigital.org | nana

 

Foto di Tirai Kamar Mandi & Tempat Tidur


Bayangkan, bagaimana jika foto-foto terbaik Anda bisa dipajang di kamar mandi atau kamar tidur. Jika Anda adalah orang yang sangat mengagung-agungkan kreatifitas dan fotografi digital, dua buah situs ini pasti akan sangat menarik bagi Anda – photoshowercurtain.com dan fotobed.com.

Apa yang bisa Anda lakukan di kedua situs tersebut? Di situs yang pertama, Anda bisa mendesain sebuah tirai kamar mandi; sedangkan di situs yang kedua, Anda bisa mendesain berbagai aksesori untuk tempat tidur Anda, semuanya dengan menggunakan foto-foto kesukaan Anda.

Carilah foto atau gambar digital yang paling Anda sukai. Kemudian, lakukan pemesanan di situs tersebut, dan kirimkan gambar-gambar Anda. Dalam dua hingga empat minggu, mereka akan mengirimkan tirai, selimut, duvet cover, bantal atau sarung bantal pesanan Anda, dengan foto atau gambar favorit Anda telah dicetak di atasnya. Produk-produk tersebut dapat Anda cuci tanpa takut gambarnya luntur.

Tim kreatif mereka akan memandu Anda dalam pemilihan bahan dan desain yang Anda inginkan. Harga produknya bervariasi, mulai dari US$ 40 hingga US$ 199. Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan, silakan kunjungi kedua situs tersebut.
photoshowercurtain.com, fotobed.com | cindy

 

Pertama di Dunia, USB Flash Drive 128 GB



Kingston Technology Company, Inc. telah memperkenalkan USB Flash Drive berukuran 128 GB pertama di dunia. Media simpan berjuluk Data Traveler 200 (DT200) itu didesain tanpa tutup, namun dibangun dengan sebuah built-in security software Password Traveler, untuk melindungi data Anda.

Kapasitasnya yang besar dan disertai proteksi password, memberi Anda kenyamanan untuk kapan pun membawa data penting, hanya dalam sebuah peranti mungil. Dengan dimensi 7 x 1,2 x 2,3 cm, peranti ini mampu dioperasikan hingga suhu 60o Celcius. Ada tiga pilihan kapasitas yang dapat dipilih, yakni 32, 64 dan 128 GB, yang masing-masing dilabeli harga US$ 120, US$ 213 dan US$ 546. dpreview.com | cindy


Telkomsel Gelar Hunting Model Gratis & Berhadiah



Foto: Agustian Wirasendjaja

Sebagai salah satu kegiatan dalam Telkomsel Customer Day yang digelar di enam kota (Pekanbaru, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Makassar & Banjarmasin), Telkomsel menggelar hunting model gratis di kota Yogyakarta, yang berlangsung 7 Juni lalu di Grapari Yogyakarta, Jl. Jendral Sudirman.

Hunting memang hanya diperuntukkan pelanggan Telkomsel (baik pengguna kartu Halo, Simpati, maupun As), tapi tak mengurangi antusias fotografer Jogja untuk turut berpartisipasi. Tercatat 21 fotografer turut serta dalam ajang ini. Telkomsel sendiri menyediakan lima model asli Jogja sebagai sasaran pemotretan.

Telkomsel mengaku sengaja membatasi jumlah peserta agar perbandingan model dan fotografer tak terlalu mencolok. Peserta leluasa memotret model tanpa perlu berebutan dengan peserta lain. Foto hasil hunting dilombakan dengan juri dari Telkomsel Yogyakarta. Peserta yang berhasil meraih juara adalah Herman sebagai pemenang pertama dan berhak atas uang tunai Rp. 1.500.000. Pemenang kedua diraih oleh Andy Adam dengan hadiah uang tunai Rp 1.000.000. Isra menempati posisi ketiga dengan hadiah Rp. 500.000.
Agustian Wirasendjaja


Ketika PS3 Jadi Aksesori Fotografi


Sony PlayStation 3 (PS3) diberi sebuah fitur yang menarik bagi para peminat fotografi. Saat ini, produk ini telah bertambah fungsinya menjadi sebuah "aksesori" fotografi, dengan memberi Anda kesempatan untuk menyimpan foto-foto digital di dalamnya - untuk file berformat JPEG (JPG), GIF, TIFF (TIF), PNG dan BMP.

Yang perlu Anda lakukan hanyalah menghubungkan kamera atau USB storage drive pada konsol dengan perantara kabel USB. Kemudian, secara otomatis, foto-foto akan ditransfer ke dalam hard drive PS3. Setelah proses tersebut, Anda dapat dengan mudah menyusun play-list. Sistem PS3 juga menawarkan lima buah gaya penampilan slideshow, bersama dengan berbagai pilihan musik yang telah Anda simpan di dalamnya.

Dengan PSP (PlayStation Portable), Anda bisa membawa foto-foto tersebut ke mana saja. Hubungkan PSP dengan PC atau komputer laptop via kabel USB, maka Anda bisa langsung meng-upload foto-foto ke dalam storage card PSP - Memory Stick PRO Duo. Anda juga dapat menghubungkan PSP pada PS3 via kabel USB, dan memindah-mindahkan foto atau play-list dari dan ke keduanya.

Jika ada akses Wi-Fi, Anda bahkan bisa menghubungkan PSP dengan sistem PS3 melalui fitur Play Remote, dan mengakses seluruh foto-foto di dalam PS3 Anda di rumah, walaupun Anda sedang berada di luar kota. Terlebih lagi dengan sebuah built-in web browser, Anda bisa menikmati ribuan foto dari situs-situs berbasis foto sharing, seperti Flickr. Anda juga bisa meng-upload foto Anda sendiri ke situs tersebut dan menikmatinya seketika itu juga. Sangat menyenangkan!
photographyblog.com | cindy


Canon Luncurkan Printer Selphy CP780 & CP790



Canon meluncurkan printer foto Selphy CP780 sebagai pengganti CP760. Seri ini menawarkan kemudahan mencetak foto di rumah dengan kualitas lab foto. Agar mudah dioperasikan, printer ini dibekali interface yang mudah digunakan lengkap dengan tombol besar dan susunan yang mudah dimengerti. Layar TFT 2,5 incinya menawarkan preview gambar ketika mencetak langsung dari kartu memori.

CP780 memiliki tiga slot kartu memori. Keberadaan slot ini memungkinkan mencetak foto langsung dari kartu memori tanpa komputer. Beberapa kartu yang bisa dipasangkan langsung di antaranya CompactFlash, Microdrive, SD, miniSD, SDHC, miniSDHC, MMC, MMC plus, HD MMC plus, MMCmobile, RS-MMC, Memory Stick, Memory Stick PRO, Memory Stick Duo, Memory Stick PRO Duo. Pengguna juga bisa mencetak langsung dari kamera digital berkat kesesuaian dengan PictBridge.

Sementara itu, Selphy CP790 berteknologi compact dye-sublimation. Printer berlayar LCD 3 inci ini memiliki kecepatan mencetak foto ukuran kartu pos 47 detik. Ada slot kartu memori, port Pictbridge, pegangan untuk dijinjing, keranjang penyimpan, serta baterai tambahan untuk memudahkan mobilitas.
dpreview.com | nana

 

Kamera Superzoom Termungil


Perpaduan teknologi Jepang dengan desain modern hadir dalam kamera superzoom teranyar dari Casio, Casio Exilim EX-H10. Kamera ultracompact superzoom beresolusi 12.1 megapixel ini disenjatai lensa zoom optis 10x dan lensa wide angle setara 24mm yang pas untuk memotret lanskap, gedung atau seluruh scene dalam satu frame. Dimensinya yang hanya 10,25 x 6,2 x 2,43 cm menjadikannya salah satu kamera superzoom termungil.

Kamera ini cocok jadi teman berlibur. Selain berbentuk mungil, ia juga didukung baterai tahan lama, yang mampu memotret hingga 1000 shot dalam sekali isi baterai.

EX-H10 dilengkapi beberapa mode untuk mempermudah pengambilan gambar, khususnya bagi pemula, seperti Auto Best Shot, Make-up Shot dan Face Recognition yang bisa menyesuaikan setting untuk menghasilkan gambar terbaik. Kamera berlayar LCD 3 inci ini dibekali CCD-shift image stabilization, serta bisa merekam HD movie dalam 1280x729 pixel. Dengan warna hitam, kamera ini akan tersedia pertengahan Juli di AS dengan harga US$ 299,99.
dpreview.com, photographyblog.com | nana

 

Fotopedia, "Wikipedia"-nya Foto

Ensiklopedia foto online kini tersedia melalui situs Fotopedia (www.fotopedia.com). Situs ini memberi ruang bagi fotografer, kurator, maupun pengunjung untuk menyumbang foto, berkolaborasi, dan menambah foto yang berguna bagi keseluruhan komunitas. Pengguna bisa memanfaatkan situs ini untuk menyusun foto dari penyimpanan pribadi, Flickr, Picasa, dan layanan lainnya berdasarkan subyek atau indeks.

Berbeda dari situs foto lainnya, Fotopedia tidak memaksa pengguna untuk menyimpan file mereka dalam situs ini. Sebaliknya, situs ini menciptakan ekosistem foto-foto yang lengkap, tanpa peduli di mana mereka disimpan atau ditampilkan. Fotografer bisa membuat album yang menampilkan foto terbaik mereka serta menambah artikel dari Wikipedia sesuai konteks foto.

Fotopedia terbuka untuk siapa saja yang berminat bergabung. Interface Fotopedia mudah dioperasikan sehingga siapa saja dapat dengan mudah membuat artikel. Pemakai akan diberitahu jika foto mereka termuat di halaman Fotopedia, dan halaman profil mereka akan menampilkan jumlah foto yang diberi tag di Fotopedia.

Gilles Samoun, CEO Fotopedia, menyatakan Fotopedia menyediakan jaringan distribusi foto terbesar, yang memberi akses bagi fotografer untuk mempromosikan dan menguangkan karya mereka. Masih menurutnya, Fotopedia bermisi menciptakan wadah nyata untuk koleksi foto, dan terbuka bagi siapa saja yang hendak berkontribusi, mencari, menggunakan dan menikmati foto-foto.
photographyblog.com | nana

 

Launching Olympus E-620 & E-450 di Kelapa Gading

Dalam rangka launching kamera Olympus E-620 dan E-450, OCCI Digital Photography School (ODPS) dan Olympus menyelenggarakan Digital Photography Workshop, Hunting dan Lomba Foto with Cosplay (costume player) Model, 13-14 Juni lalu di ODPS, Gading Walk, Kelapa Gading, Jakarta. Launching-nya sendiri diselenggarakan sehari sebelumnya, yakni 12 Juni.

Hari pertama, acara dihadiri oleh sekitar 40 peserta. Pada hari itu, selain portfolio sharing dan presentasi dari Olympus, Hary Subastian, chief photographer majalah Cosmopolitan, Bazzar dan FHM, mengadakan outdoor photo session dengan tema "Mixed Light with Wireless Flash." Di hari kedua, diikuti kurang lebih 25 peserta, workshop diisi oleh Makarios Soekojo dengan tema "Membuat Foto Juara." Acara hari pertama dan kedua itu diakhiri setelah hunting dan lomba foto dengan model "cosplay" Endiru (Endless Illusion) - Alichino dan Dynasty Warriors - selesai terselenggara.

Peserta sangat antusias mengikuti acara tersebut, terlebih-lebih karena mereka harus memotret model “cosplay” yang berbeda dengan model-model biasanya. Pose mereka tidak sembarangan, karena mereka harus memerankan karakter "cosplay" yang mereka kenakan. Agung Surya Widjaya

 
 

E-mail Redaksi : editor@exposure-magz.com | E-mail Iklan : marketing@exposure-magz.com

Exposure terbuka terhadap saran dan komentar, yang bisa disampaikan melalui

email ke : editor@exposure-magz.com